PNS Murung Raya Enggan Bertugas Di Pedalaman

Sebagian besar pegawai negeri sipil yang baru terutama tenaga medis dan guru di lingkungan pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah enggan melaksanakan tugas di pedalaman. <p style="text-align: justify;">"Meski ada yang mau bertugas di pedalaman namun sering tidak berada di tempat, sedangkan mereka yang sungguh-sunguh menjalankan tugas relatif kecil persentasenya," kata Bupati Murung Raya Willy M Yoseph kepada wartawan di Puruk Cahu, Senin.<br /><br />Menurut Willy, saat ini tenaga kesehatan dan pendidik banyak menumpuk di ibukota kecamatan maupun kabupaten, sehingga pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di desa-desa pedalaman masih minim.<br /><br />Akibatnya, kata dia, pelayanan kepada masyarakat baik kesehatan dan para guru sering dikeluhkan masyarakat karena petugasnya tidak ada atau jarang ditempat.<br /><br />"Masalah ini harus segera ditangani karena minimnya petugas medis dan tenaga pendidik bertugas di desa berdampak pada kurang maksimalnya pelayanan kepada masyarakat," katanya.<br /><br />Willy menjelaskan, keluhan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan di desa ini harus segera dicari solusinya, bagaimana tenaga medis bisa betah dan secara ikhlas bertugas di desa-desa terpencil.<br /><br />Meski telah diatur penempatannya, kata Willy, selalu ada saja kendala di lapangan, baik itu tenaga medis maupun guru yang jarang di tempat atau mengusulkan kepindahan sengan berbagai macam alasan.<br /><br />"Saya menginginkan ada langkah pemerintah untuk mengatasi kendala tersebut, diantaranya beruoaya meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan ataupun tenaga guru," jelas dia.<br /><br />Bupati Murung raya mengatakan, meski biaya kebutuhan di pedesaan tentu lebih tinggi dari di kota karena memiliki harga yang berbeda, sehingg perlunya perhatian pemerintah untuk peningkatkan kesejahteraan aparatur pemerintah ini dengan harapan PNS betah bertugas di desa dan tidak mencari cari alasan untuk minta dipindahkan ke kota.<br /><br />Disamping itu, untuk mengatasi kekurangan tenaga, pemerintah daerah dalam penerimaan calon PNS akan lebih fokus penambahan tenaga dokter, perawat, bidan untuk daerah terpencil dan masih kosong.<br /><br />Sehingga program yang direncanakan sejalan dengan program ‘Murung Raya Cerdas dan Sehat 2013’ dapat berjalan secara optimal dan kebijakan serta strategi sumber daya manusia dibidang kesehatan sesuai indikator pencapaian yang telah direncanakan.<br /><br />"Indikator yang direncanakan dalam rangka pemenuhan rasio dokter 40 orang, enam dokter spesialis, 100 hidan termasuk 117 orang perawat masing masing per 100 ribu penduduk," ujar Willy.<br /><br />Selain itu dalam upaya peningkatan disiplin bagi tenaga medis dalam menajalankan tupoksinya secara berjenjang pemerintah akan melakukan pembinaan dan pengawasan yang lebih ketat sehingga hal ini dapat diminimalisir. <strong>(phs/Ant)</strong></p>