Pokjanal Wacanakan Bentuk Komunitas Masyarakat Peduli Sungai

oleh

Kelompok Kerja Fungsional Kota Sehat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mewacanakan dibentuknya forum komunitas masyarakat peduli sungai untuk menjaga dan memelihara Sungai Kemuning di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Kami mewacanakan dibentuknya forum komunitas masyarakat peduli sungai khususnya Sungai Kemuning yang perlu dijaga kelestariannya," ujar Ketua Pokjanal Kota Sehat Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, Senin.<br /><br />Dijelaskan, pembentukan komunitas peduli Sungai Kemuning itu diperlukan karena tidak adanya pihak yang secara khusus memfokuskan langkah menata dan memelihara sungai tersebut.<br /><br />Kondisi itu, kata dia, membuat keberadaan Sungai Kemuning yang merupakan sungai terbesar di kota itu kurang terjaga karena banyaknya sampah maupun bangunan yang dibangun di sepanjang bantarannya.<br /><br />"Makanya, melihat kondisi Sungai Kemuning yang kurang terjaga dan terpelihara itu, kami berupaya mengajak masyarakat turut peduli melalui forum komunitas yang fokus terhadap kelestarian sungai," ungkapnya.<br /><br />Ia mengatakan, sebagai bentuk keseriusan menindaklanjuti wacana itu, pihaknya sudah menyiapkan dua nama komunitas yang diharapkan menjadi tempat berhimpun masyarakat peduli sungai.<br /><br />Nama komunitas yang disiapkan menata dan memelihara sungai sepanjang 10 kilometer itu adalah Komunitas Masyarakat Peduli Sungai atau Kompas dan Komunitas Masyarakat Peduli Kali Kemuning yang di singkat Kompak.<br /><br />"Soal nama komunitas, bisa saja menggunakan salah satu nama itu atau nama lain. Target utamanya adalah terbentuknya komunitas masyarakat yang benar-benar peduli terhadap keberadaan Sungai Kemuning," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, terbentuknya komunitas masyarakat peduli sungai akan lebih memudahkan penanganan maupun pemeliharaan Sungai Kemuning yang selama ini berfungsi sebagai penampung luapan air hujan.<br /><br />Selain itu, apabila Pemkot Banjarbaru maupun pihak lain ingin meluncurkan program penataan sungai maka bisa berkoordinasi dengan komunitas yang diharapkan terbentuk dalam waktu segera itu.<br /><br />"Jadi, setiap program pemerintah maupun pihak lain bisa berjalan lancar melalui kerja sama dengan komunitas yang dibentuk khusus menangani dan memelihara Sungai Kemuning," kata dia.<br /><br />Ditambahkan, melalui keberadaan komunitas peduli sungai itu diharapkan kepedulian masyarakat terhadap Sungai Kemuning menjadi semakin tinggi disamping mereka lebih tahu dan mengenal keberadaan sungai itu.<br /><br />"Kami ingin warga Banjarbaru mengenal Sungai Kemuning seperti di Yogyakarta yang warganya mengenal Kali Code, bahkan kami berharap Sungai Kemuning bisa menjadi ikon bagi Banjarbaru," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>