Polda Fokus Pengamanan Imlek Di Pontianak-Singkawang

oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memfokuskan pengamanan Imlek atau Tahun Baru China dan Cap Go Meh (hari ke-15 Imlek) 2014 di Kota Pontianak dan Singkawang. <p>"Dalam pengamanan Imlek dan Cap Go Meh kami masih seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni memfokuskan pengamanan di Polresta Pontianak dan Polres Singkawang, sementara polres lainnya sifatnya imbangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Mukson menjelaskan, pihaknya baru akan melaksanakan gelar pasukan tanggal 30 Januari 2014. Sementara Operasi Liong Kapuas 2014 digelar selama 17 hari, mulai 30 Januari hingga 15 Februari 2014.<br /><br />"Pengamanan ini sifatnya operasi kemanusian, dengan lebih mengedepankan pendekatan kemanusian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama bagi warga Tionghoa yang merayakan Imlek dan Cap Go Meh," ungkap Mukson.<br /><br />Polda Kalbar, menurut dia, akan menurunkan sebanyak 1.600 personel polisi, yakni masing-masing 800 personel polisi di dua kota tersebut.<br /><br />Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sepanjang Jalan Gajah Mada Pontianak (pecinan) sudah dipasang ribuan lampion (lampu) hias warna merah sehingga tampak semarak.<br /><br />Kabid Humas Polda Kalbar menyatakan, pihaknya tetap melarang warga Tionghoa untuk membunyikan petasan pada malam Imlek dan lainnya, karena selain berbahaya, juga sudah dilarang oleh aturan.<br /><br />"Kami dalam waktu dekat akan mengintensifkan razia terkait kepemilikan petasan, maupun razia pedagang petasan yang biasanya marak menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh," ujarnya. (das/ant)</p>