Polda Kalbar Jaga 24 Jam 36 Gereja

oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyatakan, akan melakukan penjagaan selama 24 jam pada malam Natal dan Tahun Baru terhadap 36 Gereja dari sekitar 360 Gereja yang tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi itu. <p style="text-align: justify;">"Penjagaan selama 24 jam tersebut guna memberikan rasa aman terhadap umat Kristiani untuk menjalankan ibadahnya pada malam Natal dan Tahun Baru," kata Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto seusai memimpin Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas 2012 di Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan, meskipun memberikan penjagaan yang ketat terhadap 36 Gereja tersebut, sifat pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2012, lebih bersifat kemanusiaan, memberikan pelayanan dan menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.<br /><br />"Untuk mengamankan 360 Gereja, kami menurunkan sebanyak 1.200 personel polisi yang tersebar di 14 kabupaten/kota," kata Tugas.<br /><br />Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2012 dengan sandi Operasi Lilin Kapuas 2012, mulai 23 Desember 2012 hingga 1 januari 2013, katanya.<br /><br />Dalam kesempatan itu Tugas mengimbau kepada pemudik yang akan balik ke kampung halaman untuk merayakan Natal dan Tahun Baru agar menjaga keselamatan.<br /><br />"Sebaiknya para pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua untuk lebih mengutamakan keselamatan, dengan tidak membawa kendaraannya dengan kecepatan tinggi," kata Tugas.<br /><br />Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar menyatakan, pihaknya telah membentuk sebanyak 58 unit pos, yang terdiri dari 17 unit pos pelayanan, dan 41 unit pos pengamanan yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar.<br /><br />"Pos pelayanan anggotanya gabungan, yakni dari kepolisian, Jasa Raharja, kesehatan, Satpol PP dan lainnya, sementara pos pengamanan anggotanya hanya dari kepolisian," ungkapnya.<br /><br />Untuk pos pelayanan ditempatkan di terminal-terminal, baik laut, darat, dan bandara, sementara pos pengamanan di tempat-tempat di pusat-pusat keramaian, seperti objek wisata, titik-titik rawan gangguan Kamtibmas dan lain-lain, kata Mukson.<br /><br />Data Polda Kalbar, mencatat yang menjadi sasaran pengamanan Perayaan Natal dan Tahun 2012, yakni 360 Gereja, 49 terminal, enam bandara, 39 pelabuhan, 75 pusat perbelanjaan, 43 objek wisata, dan 15 lokasi yang dijadikan tempat merayakan malam pergantian tahun dari 2012 ke tahun 2013. <strong>(phs/Ant)</strong></p>