Polda Kalbar Kerahkan Anggota Brimob Jaga Perbatasan

oleh

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigjen (Pol) Unggung Cahyono menyatakan, pihaknya telah mengerahkan personel Brigade Mobile untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sepanjang perbatasan Kalbar dan Sarawak (Malaysia). <p style="text-align: justify;">"Pengerahan sekitar 700-an personel Brimob Polda Kalbar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sepanjang perbatasan yang saat ini memang diperlukan," kata Unggung Cahyono seusai memimpin upacara peringatan HUT Korps Brimob ke-67 di Pontianak, Rabu.<br /><br />Ia menjelaskan, pihaknya juga memperluas daerah yang dilakukan pengamanan oleh personel Brimob Polda Kalbar, yakni, dari sebelumnya tiga titik, yakni di Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Sanggau, menjadi lima titik, ditambah Kabupaten Sintang, dan Kapuas Hulu.<br /><br />"Kelima kabupaten itu, yakni kabupaten yang berbatasan darat langsung dengan, Sarawak, Malaysia sehingga memerlukan pengamanan yang cukup," ungkapnya.<br /><br />Menurut dia, selain menempatkan personel Brimob di lima Kabupaten tersebut, Polda Kalbar juga menempatkan atau mendekatkan personel Brimob di tiga titik, yakni, di Kota Singkawang, Kabupaten Sintang, dan Ketapang, dengan tujuan agar memudahkan dalam memobilisasi personel kalau dibutuhkan.<br /><br />"Tujuan kami tidak lain, hanya dalam rangka memudahkan pergeseran pasukan dengan cepat saat dibutuhkan dalam mengamankan situasi agar tetap kondusif," kata Unggung.<br /><br />Panjang perbatasan darat antara Indonesia (Kalbar) – Sarawak, Malaysia sekitar 857 kilometer terdiri lima pintu masuk, yaitu Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong, di Kabupaten Sanggau dan empat Pemeriksaan Lintas Batas, yakni di Sambas, Bengkayang, Sintang dan Kapuas Hulu.<br /><br />Dari sepanjang 857 kilometer itu, ada sekitar 52 jalan tikus (jalan setapak ilegal) yang menghubungkan 55 desa di Kalbar dengan 32 kampung di Sarawak, sehingga sangat rawan digunakan untuk praktek-praktek ilegal, seperti penyeludupan gula pasir, narkoba, hasil pembalakan hutan secara liar dan lain-lain. <strong>(phs/Ant/foto: hack87.blogspot.com)</strong></p>