Polda Kalbar Petakan Titik Rawan Mudik Lebaran

oleh
oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat telah memetakan titik-titik rawan jalur mudik dan balik Lebaran 1432 Hijriyah di provinsi itu, kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar. <p style="text-align: justify;">"Pemetaan titik rawan pada jalur mudik dan balik Lebaran dilakukan agar masyarakat yang akan pulang kampung saat Lebaran lebih waspada terhadap segala macam ancaman," kata Mukson Munandar di Pontianak, Jumat.<br /><br />Adapun pemetaan titik rawan pada jalur mudik dan balik Lebaran tahun 2011 yang tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi itu, diantaranya sebanyak 18 titik rawan macet, 69 titik rawan terjadi kecelakaan lalu-lintas, 55 titik rawan banjir, dan sebanyak 15 titik rawan tanah lonsor.<br /><br />"Setiap titik rawan tersebut telah diberi rambu-rambu khusus sehingga bagi masyarakat yang akan mudik bisa mengenalinya sehingga lebih waspada ketika melewati jalur tersebut," ungkap Mukson.<br /><br />Kabid Humas Polda Kalbar mengimbau, para pemudik Lebaran untuk lebih mengutamakan keselamatan diri dan keluarga ketika melakukan mudik.<br /><br />Polda Kalbar dalam pengamanan Lebaran menyiapkan 68 Posko untuk pengamanan Lebaran tahun 2011 yang tersebar di 14 Kepolisian Resor.<br /><br />Posko pengamanan Lebaran tersebut akan ditempatkan di sejumlah loksi seperti terminal, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata jalur padat mudik dan balik serta Bandara Supadio Pontianak.<br /><br />Adapun penempatan Posko pengamanan Lebaran itu, diantaranya di Polresta Pontianak sebanyak 18 unit, Polres Pontianak tiga unit, Singkawang tiga unit, Sambas 11 unit, Sanggau enam unit, Ketapang delapan unit, Bengkayang dua unit, Landak empat unit, Sekadau dua unit, Sintang 4 unit, Kapuas Hulu empat unit dan Polres Melawi tiga unit.<br /><br />"Penempatan Posko pengamanan Lebaran itu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang merayakan Lebaran dan jumlah arus mudik dan balik sepanjang Lebaran," kata Mukson.<br /><br />Menurut dia, ada sekitar 900 personel yang terlibat langsung dalam pengamanan Lebaran, yakni terdiri 200 personel dari Polda Kalbar dan sisanya 700 personel dari jajaran Polres yang ada.<br /><br />Dari jumlah itu sasaran jumlah personel yang ditempatkan di tempat-tempat rawan ancaman tindak pidana, seperti tempat ibadah sebanyak 302 personel, pemukiman 133 personel, terminal 51 personel, Bandara Supadio Pontianak empat personel, tempat wisata 63 personel, pusat perbelanjaan 80 personel dan lain-lain, kata Mukson.<br /><br />"Alasan ditempatkannya personel polisi di tempat-tempat keramaian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitasnya, mulai dari beribadah hingga di tempat rekreasi dalam mengisi liburan panjang Lebaran," kata Kabid Humas Polda Kalbar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>