Polda Kalbar Tingkatkan Patroli Perbatasan

oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyatakan, kepolisian saat ini kembali meningkatkan patroli di perbatasan Indonesia (Kalbar) – Malaysia Timur (Sarawak) guna menekan seminimal mungkin masuknya barang-barang ilegal ke provinsi itu. <p style="text-align: justify;">"Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Arie Sulistyo telah memerintahkan lima Polres, yakni Polres Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu untuk meningkatkan patroli perbatasan terkait dengan peredaran barang-barang ilegal," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, peningkatan patroli tersebut sebagai bentuk pengamanan lima kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia, karena rawan praktik keluar masuknya barang-barang ilegal.<br /><br />"Hasilnya, Sabtu (16/11) Tim Reserse Narkoba Polda Kalbar telah mengamankan dua warga Malaysia yakni Chin Kui Zen (55) dan Ling Chee Luk (35) yang tertangkap tangan saat akan mengedarkan sabu-sabu seberat 500 gram senilai Rp700 juta di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang," ungkap Mukson.<br /><br />Kini kedua tersangka narkoba warga Malaysia tersebut sedang menjalani pemeriksaan secara intensif guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.<br /><br />Kabid Humas Polda Kalbar mencatat, sepanjang 2013, pihaknya sudah membongkar sebanyak lima kasus narkoba yang melibatkan warga negara asing, salah satunya warga Malaysia yang masuk melalui pintu-pintu perbatasan baik resmi maupun melalui jalan tikus (jalan tidak resmi).<br /><br />Selain itu, untuk kasus penyeludupan gula pasir ilegal, menurut Mukson, hingga saat ini, tercatat sudah sebanyak 122 kasus penangkapan gula pasir ilegal yang ditangani jajaran Polda Kalbar, dan telah menahan sebanyak 132 tersangka dari jumlah kasus tersebut, dan telah menyita sebanyak 679 ton gula pasir ilegal asal Malaysia.<br /><br />Sebelumnya, Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal (Pol) Arie Sulistyo berjanji akan menindak tegas siapapun "pemain" gula pasir ilegal di provinsi itu.<br /><br />"Siapapun yang terlibat atau ‘pemain’ gula pasir ilegal akan kami tangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>