Polda Kalsel Gelar Apel Besar PKS

oleh
oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar apel besar Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang bertujuan untuk mendukung pelopor gerakan tertib berlalu lintas. <p style="text-align: justify;">Kepala Kepolisian Daerah Kalsel, Brigjend Syafruddin Sik di Banjarmasin, Rabu mengatakan, patroli keamanan sekolah sangat berperan aktif dalam ketertiban sekolah untuk mentaati lalu lintas.<br /><br />Selain itu dengan adanya patroli tersebut maka nanti bisa menanamkan jiwa displin tertib berlalu lintas kepada para siswa yang ada di setiap sekolah sebagai wujud gerakan nasional tertib lalu lintas.<br /><br />Dengan adanya kegiatan tersebut Patroli keamanan sekolah bisa melakukan dan memberikan sosialisasi kepada para siswa yang ada di lingkungan sekolah untuk pentingnya keamanan berlalu lintas.<br /><br />"Saya mendukung sekali dengan adanya kegiatan patroli keamanan sekolah ini karena kegiatan tersebut merupakan kepanjangan tangan bagi polisi untuk memberikan sosialisasi tentang displin tertib berlalu lintas," terangnya pada Apel Besar Patroli Keamanan Sekolah itu.<br /><br />Apel Besar Patroli Keamanan Sekolah yang dilaksanakan di halaman Polda Kalsel itu di ikuti sekitar 13 sekolah yang ada di wilayah Kota Banjarmasin.<br /><br />Bukan itu saja, acara apel besar tersebut juga dihadiri Gubernur Kalsel, Ketua Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, serta unsur pimpinan Muspida lainnya.<br /><br />Dalam acara apel besar juga menunjukan demontrasi ketangkasan dari pihak Satuan Lalu Lintas Polda Kalsel berupa bela diri borgol dan tongkat, serta ketangkasan penanganan terhadap pengendara kendaraan bermotor yang brutal.<br /><br />Bukan hanya itu dalam acara tersebut juga tidak luput menampilkan ketangkasan dari Polisi Cilik Bermain (PCB) yang tergabung dari anak Sekolah Dasar, mereka menampilkan gerakan baris-baris secara serentak, gabungan dari PCB Polresta Banjarmasin dan Polres Tanah Bumbu.<br /><br />Apel Besar Patroli Keamanan Sekolah itu juga diikuti oleh 13 sekolah, pihak Barisan Pemadam Kebakaran, TNI-AD, serta unsur instansi lainnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>