Polisi Bekuk Tersangka Perampok Bank Kalsel

oleh

Tim gabungan dari personel Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin berhasil membekuk seorang tersangka perampokan di Bank Kalsel Cabang Pembantu di Pemkot Banjarmasin yang beraksi Kamis (9/2). <p style="text-align: justify;">Kepala Kepolisian Resort Kota Banjarmasin Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Jumat mengatakan, tersangka perampokan dibekuk di daerah Kota Sampit, Kabupaten Kota Waringin Timur Kalimantan Tengah.<br /><br />Saat ini kepolisian sedang melakukan interogasi tersangka yang berhasil ditangkap dan sekarang diamankan guna pengembangan lebih lanjut.<br /><br />Pengembangan yang dilakukan untuk menemukan tersangka lain yang ikut dalam aksi perampokan Bank Kalsel di Pemkot Banjarmasin yang terjadi Kamis (9/2) sekitar pukul 11.30 wita.<br /><br />"Kita sedang melakukan pengembangan dan interogasi tersangka yang kita tangkap guna menemukan kemungkinan tersangka lain dan barang bukti yang sempat mereka ambil saat melakukan aksi perampokan," jelasnya.<br /><br />Sementara itu Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Aby Nursetyanto mengatakan, satu tersangka yang diketahui berinisial BF yang juga Satpam Bank Kalsel di Pemkot Banjarmasin itu tertangkap di Jalan Sungai Paring KM 27 kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng pada Jumat (10/2) sekitar pukul 09.15 wita Selanjutnya Tim Opsnal gabungan Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin kini sedang melakukan pengembangan untuk mencari kemungkinan ada tersangka lain beserta barang bukti berupa uang sekitar Rp700 juta yang sempat digasak perampok.<br /><br />"BF kita ringkus diwilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan saat ini sedang dibawa menuju Banjarmasin guna dilakukan penyidikan serta interogasi untuk membekuk teman-temannya yang ikut melakukan aksi perampokan," terangnya.<br /><br />Aksi perampokan dengan modus menyekap kasir bank bernama Mayang dan diduga merusak alat perekam gambar (CCTV) yang ada di bank tersebut.<br /><br />Usai menyekap kasir, perampok yang diduga berjumlah dua orang mengambil uang milik bank yang diperkirakan sebesar Rp700 juta setelah itu kabur mengendarai kendaraan bermotor roda empat. <strong>(phs/Ant)</strong></p>