Polisi Geledah Rumah Oky, Dapat 17 Paket Sabu

oleh
oleh

Oky Alferanda (25) salah satu dari 2 orang tersangka yang berhasil ditangkap Polsek Belimbing ternyata juga seorang yang diduga pengguna dan pengedar Narkoba diduga sabu-sabu. <p style="text-align: justify;">Hal itu terungkap ketika pihak kepolisian mencurigai gerak gerik Oky sebagai seorang pemakai, dan mencurigai Oky masih menyembunyikan temannya yang masih menjadi DPO, yakni Aan, di rumahnya.<br /><br />“Karena kecurigaan bahwa Oky ini pemakai, serta karena kecurigaan bahwa Oky menyembunyikan Aan di rumahnya. Maka pihak kami membawa Oky dan melakukan penggeledahan di dalam rumahnya di Dusun Kuala Belian, Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh pada Minggu (31/1) sekitar pukul 22.000 WIB,” kata Kasat Narkoba Polres Melawi, Iptu Herno, Selasa (2/2).  <br /><br />Setelah digeledah, di pelapon rumah yang dijadikannya sebuah kamar khusus, pihak kepolisian mendapatkan 17 paket diduga sabu-sabu, bong dan timbangan elektronik. “Semetara untuk temannya tidak kita ditemukan,” terangnya.<br /><br />Kemudian, lanjut Herno, pihaknya melakukan tes urine terhadap kedua tersangka, dan hasilnya Oky positif telah menggunakan narkoba. <br /><br />“Kini barang buktinya sudah kita amankan di Polres Melawi, sementara barang haram diduga sabu-sabu sudah dikirim ke BPOM untuk memastikannya,” ucapnya.<br /><br />Tanpa berkutik, Oky mengakui bahwa dirinya memang memakai dan menyimpan barang haram tersebut. Sehingga, selain dikenakan pasal pencurian, Oky juga dikenakan pasal Narkotika, karena telah memakai dan menyimpan Narkoba jenis sabu-sabu.<br /><br />“Kalau kasus pencurian dikenakan pasal 363, dan untuk kasus Narkoba ini, Oky dikenakan pasal dengan ancaman tertinggi, yakni pasal Pasal 112 ayat (1), Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki,menyimpan,menguasai atau menyediakan narkotika bukan tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah,” pungkasnya. (KN)</p>