Polisi Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengimbau kepada para pemudik Lebaran 2014, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua agar lebih mengutamakan keselamatan di jalan, dengan tidak membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi. <p>"Membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi dan sedang, biasanya tiba di tempat tujuan tidak begitu jauh perbedaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar saat dihubungi di Pontianak, Minggu.</p> <p>Ia menjelaskan membawa kendaraan apapun jenisnya kalau dengan kecepatan tinggi, maka pengemudinya akan lebih cepat capek dan beresiko tinggi. Tetapi kalau membawa kendaraan dengan kecepatan sedang, maka tidak begitu capek dan keselamatan lebih terjaga.</p> <p style="text-align: justify;">"Pemudik tinggal memilih yang mana, mau sampai di tempat tujuan dengan nyaman dan aman atau malah sebaliknya yang sangat beresiko," ujar Mukson.<br /><br />Data Polda Kalbar mencatat sebanyak 267 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas dari Januari hingga Juni 2014, dari sebanyak 771 kasus, dan kerugian material sebesar Rp2,4 miliar.<br /><br />Sementara itu, data Lakalantas tahun 2013, Polda Kalbar mencatat korban meninggal sebanyak 560 orang dari 1.701 kasus Lakalantas, kemudian luka berat sebanyak 1.027 orang, dan korban luka ringan sebanyak 1.648 orang dengan total kerugian material sebesar Rp6,6 miliar.<br /><br />Korban meninggal dunia tahun 2013 sebanyak 530 orang, tahun 2012 sebanyak 625 orang atau turun sebesar 15,20 persen, kemudian korban luka berat tahun 2013 sebanyak 966 orang, tahun 2012 sebanyak 1.180 orang atau turun 18,14 persen, luka ringan sebanyak 1.544 orang sepanjang 2013, tahun 2012 juga turun menjadi 1.780 orang atau 13,25 persen, kata Mukson.<br /><br /> Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalbar mengimbau, kepada masyarakat Kalbar yang akan melakukan mudik dan balik Lebaran agar menaati aturan berlalu lintas agar tidak terjadi kesemrawutan dan tidak menjadi korban Lakalantas.<br /><br />"Karena, sebagian besar faktor pemicu Lakalantas lebih banyak disebabkan dari ketidakpatuhan dalam berlalu lintas para pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua dan empat," ungkap Mukson.<br /><br />Polda Kalbar mengerahkan sebanyak 2.737 personel polisi untuk mengamankan Lebaran 2014, dan mencatat sebanyak 102 titik yang dikategorikan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas, 50 titik rawan macet, 139 titik rawan banjir, 66 titik rawan kriminalitas.<br /><br />Selain itu, Polda Kalbar juga memfokuskan pengamanan kepada sebanyak 364 Masjid, 40 tempat hiburan, 31 terminal, 14 pelabuhan, enam bandara, 16 penyeberangan, 49 lokasi tempat wisata, 86 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan sebanyak 91 kompleks pemukiman.<br /><br />Polda Kalbar juga membentuk 58 pos pengamanan Lebaran, yang diantaranya 16 pos pelayanan, terdiri dari di Polres Sambas 10 pos, Bengkayang tiga pos, Kota Singkawang empat pos, Kabupaten Mempawah tiga pos, Kapuas Hulu empat pos, Sanggau enam pos, Sekadau dua pos, Sintang empat pos, Melawi tiga pos, Ketapang empat pos, Landak empat pos, dan Polresta sebanyak 11 pos. <strong>(das/ant)</strong></p>