Polisi Indonesia-Malaysia Bahas Pemberantasan Kejahatan Perairan

oleh

Kepolisian Air Polda Kalimantan Timur, Indonesia, dan Polisi Maritim Sabah, Malaysia, membahas upaya pemberantasan kejahatan yang sering terjadi di tapal batas perairan kedua negara di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. <p style="text-align: justify;">Direktur Polair Polda Kaltim Kombes Polisi Bustomy Sanap SH,MBA, di perbatasabn perairan Indionesia-Malaysia, Jumat, menjelaskan pertemuan ini untuk membahas tindak kriminal atau kejahatan yang terjadi di perbatasabn perairan kedua negara.<br /><br />Ia menegaskan, pemberantasan kejahatan di perbatasan perairan kedua negara dibutuhkan komitmen atas skala prioritas aparat kepolisian Indonesia dengan Malaysia.<br /><br />"Jadi kami (polisi air Polda Kaltim dengan Maritim Sabah Malaysia) telah sepakat untuk memberantas tindak kejahatan yang seringkali terjadi di perbatasan perairan Tawau dengan Nunukan ini," sebut Bustomy Sanap kepada wartawan.<br /><br />Menurut Bustomy, pemberantasan tindak kejahatan di perbatasan perairan Indonesia-Malaysia dibutuhkan komitmen bersama sehingga digelar pertemuan aparat kepolisian air kedua negara.<br /><br />Pada pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.30 Wita di perbatasan perairan Tawau-Nunukan itu disepakati dua tindak kejahatan yang dipriotaskan yakni pemberantasan narkotika dan penyelundupan orang.<br /><br />Selama ini, lanjut dia, narkotika yang diamankan aparat kepolisian dan TNI AD di Kabupaten Nunukan semuanya dipasok dari Malaysia dan penyelundupan orang ke Malaysia berasal dari Indonesia.<br /><br />"Kami butuhkan komitmen aparat kepolisian air kedua negara tetangga dengan dua skala prioritas yaitu masalah narkotika dan penyelundupan orang," tegas Bustomy Sanap.<br /><br />Pertemuan seperti ini rutin dilaksanakan oleh aparat kepolisian air kedua negara yang sebelumnya digelar di Kota Kinabalu Sabah, kata LO Konsulat RI Tawau, Kompol Fibri Karpiananto yang turut hadir pada pertemuan tersebut.<br /><br />Ia mengatakan, pertemuan tersebut difasilitasi oleh Konsulat RI Tawau dan dijadikan program rutin setiap bulan atau disesuaikan dengan keadaan dari aparat kepolisian air Polda Kaltim dan Negeri Bagian Sabah secara bergantian. <strong>(das/ant)</strong></p>