Polisi Kalteng Shalat Istisqa Di Tengah Kabut

oleh

Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah serta sejumlah masyarakat di Palangka Raya melaksanakan Shalat Istisqa atau shalat memohon diturunkan hujan di tengah kabut asap tebal dan pekat dari kebakaran lahan yang masih terjadi di daerah setempat. <p style="text-align: justify;"><br />Shalat Istisqa yang digelar Kamis pagi di halaman Kantor Polda Kalteng di Palangka Raya itu diikuti oleh ratusan peserta.<br /><br />Para jamaah yang sebagian besar anggota Polda Kalteng itu terlihat hikmat meski dalam melaksanakan salat harus memakai masker akibat tebalnya kabut asap.<br /><br />Aipda H. Sunyalin, selaku imam salat dan penceramah mengatakan, kabut asap merupakan salah satu akibat perbuatan manusia yang dengan sengaja merusak alam.<br /><br />"Di tengah susana kota yang kabutnya semakin tebal ini mari bersama-sama kita memohon turunnya hujan agar kabut asap ini dapat berkurang. Kabut asap yang terjadi merupakan salah satu bukti bahwa manusia telah melanggar hukum Allah," katanya.<br /><br />Dia menegaskan, kebakaran lahan dan hutan yang menimpa saat ini adalah ujian dan cobaan akibat dosa manusia yang tidak mencintai lingkungan yang diberikan Allah.<br /><br />Karenanya semua pihak perlu merenung dan menyadari kesalahan tersebut serta bertobat meminta ampun. Sebab dampaknya menyeluruh bukan sang pembakar lahan saja tetapi seluruh yang bernyawa tanaman, hewan hingga manusia terancam kesehatannya.<br /><br />Sementara itu, Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Fakhrizal mengatakan, pihaknya dalam menanggulangi kabut asap telah melakukan tindakan-tindakan mulai dari pencegahan, penekanan hingga penindakan.<br /><br />"Namun semua berpulang pada yang maha kuasa. Untuk itu pada pagi ini bersama-sama kita memohon supaya daerah kita diturunkan hujan yang lebat. Kelihatannya hanya itu yang bisa mengatasi kabut asap yang semakin hari semakin tebal," katanya saat ditemui seusai salat.<br /><br />Ia pun berjanji akan mengusut dan menindak tegas oknum yang terbukti melakukan pembakaran lahan dan hutan. (das/ant)</p>