Polisi Kotawaringin Timur Waspadai Masuknya ISIS

oleh

Kepolisian Resor Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mewaspadai masuknya penganut paham Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">"Kami terus melakukan pengawasan agar tidak sampai masuk dan menyebarkan ideologinya ke Kabupaten Kotim, dan sampai saat ini kami belum ada menemukan adanya anggota atau kelompok masyarakat yang menganut paham ISIS," kata Kapolres Kotim AKBP Himawan Bayu Aji kepada wartawan di Sampit, Sabtu.<br /><br />Meski belum ada ditemukan adanya kelompok masyarakat yang menganut paham ISIS kepolisian tetap waspada dan meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajaran yang bertentangan dengan hukum.<br /><br />"Salah satu langkah untuk mencegah masuknya paham ISIS adalah perlunya kewaspadaan agar masyarakat tidak mudah terpancing dan terbawa untuk mengikuti paham ISIS," katanya.<br /><br />Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi dengan ajakan-ajakan orang yang tidak bertanggung jawab.<br /><br />"Untuk mencegah masuknya kelompok ISIS, kami akan melakukan monitoring dengan berbagai cara. Seperti mengerahkan intelijen," ungkapnya.<br /><br />Dengan adanya kewaspadaan dan pengawasan dari semua pihak diharapkan dapat mencegah masuknya ajaran paham ISIS.<br /><br />Langkah lain yang diambil pihak kepolisian dalam mencegah masuknya ISIS yakni dengan menggandeng instansi terkait dari pihak Pemerintah Daerah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah-sekolah agar tidak terpengaruh.<br /><br />Munculnya dugaan kelompok ISIS ada di Indonesia setelah hadir Video berisi ajakan dari sekelompok warga Indonesia untuk bergabung dengan ISIS beredar di situs YouTube, 22 Juli 2014.<br /><br />Dalam video berdurasi delapan menit dengan judul Join the Ranks, seseorang yang menyebut dirinya Abu Muhammad al-Indonesi minta warga Indonesia untuk mendukung perjuangan ISIS menjadi kafilah dunia.<strong> (das/ant)</strong></p>