Home / Tak Berkategori

Polisi Larang Kendaraan Air Melintas Jembatan Runtuh

- Jurnalis

Senin, 28 November 2011 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Nurhadi mengatakan semua kendaraan air untuk sementara tidak diperkenankan melintas di sekitar Jembatan Kutai Kartanegara yang runtuh pada Sabtu (26/11), kecuali Tim SAR. <p style="text-align: justify;">Kepada wartawan di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin, Kombes Pol Nurhadi mengatakan, larangan itu merupakan salah satu hasil rapat koordinasi yang dipimpinnya pada Minggu (27/11) malam.<br /><br />Rapat tersebut dihadiri pihak terkait dengan pengaturan lalu lintas alur Sungai Mahakam, seperti Polres dan Dishub Kukar, Dishub Kaltim, Kapolsek dan Camat Loa Kulu dan Loa Janan.<br /><br />Rapat tersebut mempertegas keputusan yang sudah diambil oleh tim terpadu Pemkab Kukar sejak runtuhnya Jembatan Kukar tersebut yaitu menghentikan lalu litas di sekitar lokasi kejadian, kecuali tim penyelamat.<br /><br />Kombes Pol Nurhadi mengatakan ada dua alasan tentang hal tersebut, pertama berdasarkan pertimbangan teknis bahwa setiap angkutan yang melintasi jembatan tak dijamin keamanannya.<br /><br />Selain itu, katanya, getaran yang ditimbulkan kendaraan air itu bisa berakibat robohnya pilar yang masih berdiri dan dapat menimbulkan bencana baru, serta bisa mengganggu tim penyelamat yang melakukan penyisiran untuk mencari korban.<br /><br />"Alasan kedua menjadi tak etis jika ada kendaraan lalu lalang, sementara di bawahnya ada korban yang masih belum ditemukan," ujarnya.<br /><br />Dengan pertimbangan teknis dan etis tersebut, ia meminta semua pihak dapat memahami kondisi itu dan berharap evakuasi segera selesai.<br /><br />Sementara itu, hingga Senin pukul 17.05 Wita, Tim SAR telah berhasil menemukan 13 korban meninggal dunia. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru