Polisi Perketat Pemeriksaan Dokumen WNI Ke Malaysia

oleh

Aparat Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Nunukan Kalimantan Utara memperketat pemeriksaan dokumen keimigrasian warga negara Indonesia (WNI) yang akan berangkat ke Malaysia di Pelabuhan Internasional Tunon Taka. <p style="text-align: justify;">Kepala KSKP Polres Nunukan Iptu Indramawan Kusuma T di Nunukan, Senin, menyatakan pemeriksaan tersebut merupakan tugas rutin dalam rangka penertiban WNI termasuk tenaga kerja yang akan berangkat keluar negeri.<br /><br />Ia menegaskan, penertiban itu sekaitan dengan pelarangan TKI yang tidak menggunakan dokumen keimigrasian berangkat ke Malaysia dengan menggunakan kapal angkutan resmi.<br /><br />Menurut Indramawan, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tidak menggunakan dokumen keimigrasian tidak dibenarkan berangkat keluar negeri guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak dikehendaki di negara tetangga tersebut.<br /><br />"Bagi WNI atau TKI yang mau berangkat ke Malaysia harus menggunakan dokumen (keimigrasian) dan bagi yang tidak menggunakan dokumen diminta untuk pulang," ujar dia melalui hubungan telepon.<br /><br />Indramawan membantah bahwa pemeriksaan tersebut berhubungan dengan banyaknya WNI atau TKI yang tidak menggunakan dokumen keimigrasian berangkat ke Malaysia selama ini sehingga beberapa kali WNI ditangkap oleh aparat Malaysia saat tiba di Pelabuhan Tawau.<br /><br />Pantauan Antara di Pelabuhan Internasional Tunon Taka, akibat ketatnya pemeriksaan dokumen keimigrasian tersebut menyebabkan antrean cukup panjang di depan loket pemeriksaan Kantor Imigrasi Nunukan di Pelabuhan Internasional Tunon Taka.<br /><br />Aparat kepolisian yang berdiri di pintu menuju loket Kantor Imigrasi Nunukan dengan memeriksa satu persatu WNI atau TKI yang akan keluar atau berangkat ke Malaysia.<br /><br />Antrean panjang tersebut juga bertepatan kedatangan KM Thalia dari Pelabuhan Nusantara Parepare Sulawesi Selatan, Senin (4/11), sehingga jumlah WNI atau TKI yang berangkat mencapai ribuan orang.<br /><br />Salah seorang agen TKI yang dikonfirmasi mengatakan, terpaksa memulangkan ke rumahnya TKI yang akan diberangkatkan menggunakan kapal angkutan resmi setelah adanya pemeriksaan dokumen.<br /><br />Agen bersangkutan mengakui, lima orang TKI yang akan diberangkatkan tersebut tidak memiliki dokumen keimigrasian walaupun sebelumnya juga sering memberangkatkan ke Malaysia tanpa dokumen.<br /><br />"Terpaksa saya pulangkan lagi ke rumah terkait ketatnya pemeriksaan oleh aparat kepolisian karena tidak punya paspor," ujar dia. <strong>(das/ant)</strong></p>