Polres Banjarbaru Segel Gudang Penimbunan Solar

oleh
oleh

Kepolisian Resor Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyegel sebuah gudang yang di dalamnya terdapat tandon plastik penimbunan ribuan liter bahan bakar minyak jenis solar. <p style="text-align: justify;">Kepala Bagian Operasi Polres Banjarbaru Kompol Sabana Atmojo, Rabu mengatakan, gudang yang berlokasi di Jalan Berkat Mufakat RT 2 Kelurahan Landasan Ulin Barat Kecamatan Liang Anggang itu sudah diberi garis polisi.<br /><br />"Gudang berisi ribuan liter solar itu ‘diamankan’ saat petugas melakukan giat operasi Rabu pukul 01.00 Wita dan langsung diberi garis polisi untuk pengamanan barang bukti," ujar kabag ops.<br /><br />Ia mengatakan, total BBM jenis solar yang diamankan diperkirakan mencapai 3.500 liter terdiri dari solar yang tersimpan di tandon plastik warna biru berisi solar sekitar 1.500 liter.<br /><br />Selain itu terdapat dua tandon plastik lainnya yang masing-masing berisi 1.000 liter solar disamping 20 buah drum kosong serta selang dan mesin pompa merk Robin yang turut diamankan.<br /><br />"Dilihat dari banyaknya barang bukti solar, kecil kemungkinan digunakan untuk operasional penggergajian kayu yang ada di sekitar lokasi tetapi dijual sebagai bahan bakar mesin tambang," ungkapnya.<br /><br />Dikatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan solar diduga ilegal itu dan sudah mengetahui identitas pemilik yang berinisial Sub, 30 tahun, warga Jalan Gatot Subroto Banjarmasin.<br /><br />"Informasi yang kami terima dari Ketua RT setempat, pemiliknya merupakan warga Banjarmasin sehingga kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan orang bersangkutan," ujarnya.<br /><br />Dijelaskan, pengungkapan gudang yang digunakan untuk penimbunan BBM jenis solar itu berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan dugaan aktivitas penimbunan solar di gudang yang letaknya cukup tersembunyi itu.<br /><br />Laporan ditindaklanjuti penyelidikan di lapangan dan setelah dipastikan memang benar adanya aktivitas penimbunan solar, petugas melakukan penggerebekan di lokasi hingga mengamankan gudang tersebut.<br /><br />Ketua RT 2, Arsadi mengatakan, tidak mengetahui jika gudang yang terletak di belakang rumah dan disewa pria berinisial Sub itu dijadikan tempat penimbunan solar.<br /><br />"Kami tidak mengetahui gudang itu dijadikan tempat penimbunan solar, apalagi penyewanya terbilang baru karena sekitar sebulan lalu menyewa rumah di depan gudang," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>