Polres Kapuas Hulu Gagalkan Pengedar Sabu Ke Perbatasan

oleh
oleh

Polres Kapuas Hulu berhasil mengagalkan dua orang tersangka pengedar Sabu yang hendak mengedarkan barang haram tersebut ke Kecamatan Badau yang merupakan wilayah perbatasan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. <p style="text-align: justify;">Kedua tersangka yang berhasil ditangkap Satuan Narkoba Polres Kapuas Hulu sekitar pukul 09.00 wib, Rabu (4/01/2012), di Kilometer 5 Jalan Lintas Selatan menuju Kota Putussibau.<br /><br />Kedua tersangka tesebut masing-masing Iskandar Zulkarmaen Alias Dede (35) warga Kota Pontianak di Jalan Dr. Wahidin tinggal di Kecamatan Badau sebagai tukang Salon, dan Emiyanti (40) warga Kota Singkawang tinggal di Kecamatan Badau.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20120104131154_4981474.JPG" alt="" width="557" height="402" /><br /> <br />“Awalnya  Kita mendapatkan iinformasi dari masyarakat, memang kedua tersangka ini sudah lama kita selidiki, kemudian pada pukul 22.00 wib malam Kita melakukan razia kendaraan di Jalan Lintas Utara, dalam razia tersebut belum membuahkan hasil, akhirnya sekitar pukul 09.00 wib pagi baru anggota Kita berhasil menangkap dua orang yang diduga membawa sabu, setelah Kita lakukan pengeledahan ternyata benar dua orang tersebut membawa sabu,” jelas Kapolres Kapuas Hulu AKBP Dhani Kristianto, SIK melalui Waka Polres Kompol Imam Riyadi, Rabu (4/01/2012). <br /><br />Dijelaskan Riyadi, kedua tersangka yang menumpang sebuah mobil Kijang Inova yang merupakan Taxi dengan Nomor Polisi 1508 QL setelah digeledah di Kantor Polisi membawa 3 paket sabu-sabu, dimana satu orang yaitu Iskandar menyimpan sebanyak 2 paket sabu di kkocek celananya, sedangkan Emi membawa satu paket sabu yang disimpan dalam lipatan Bra (pakaian dalam) dengan total beranya 3 gram. Sedangkan didalam Taxi tersebut ada keseluruhan ada 7 orang penumpang dari Pontianak menuju Putussibau dua diantaranya membawa sabu-sabu tersebut.<br /><br />Menurut pengakuan para tersangka bahwa barang haram tersebut akan dibawa ke Kecamatan Badau untuk diedarakan disana, karena dinilai aman. <br /><br />“Saya yakin ini ada kaitannya dengan penangkapan yang Kita lakukan di wilayah perbatasan belum lama ini, kemungkinan mereka nilai di Kecamatan Badau itu aman, dan mereka ini sudah sering bolak balik baru kali ini mereka akhirnya tertangkap,” ungkap Waka Polres Kapuas Hulu. <br /><br />Akibatnya kedua tersangka tersebut meringkus di jeruji Polres Kapuas Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut, dan saat ini sedang dalam tahap pengembagan. Keduanya tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara berdasarkan  Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan pasal 112 ayat 1. <strong>(phs)</strong></p>