Polres Ketapang Akan Tindak Provokator

oleh
oleh

Kepala Kepolisian Resor Ketapang, Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Besar (Pol) I Wayan Sugiri menyatakan akan menindak provokator yang mencoba memperkeruh suasana keamanan di kota tersebut. <p style="text-align: justify;">Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Ketapang dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat setempat di Kota Ketapang, Kamis, menyikapi situasi di ibu kota Provinsi Kalbar, Pontianak.<br /><br />Menurut Kapolres, ia tidak segan menindak tegas oknum masyarakat yang melakukan provokasi kepada masyarakat lainnya. Selama ini Kabupaten Ketapang sudah kondusif dan kondisi tersebut harus tetap terjaga.<br /><br /> "Jangan ada yang mencoba memprovokasi, kami akan menindak tegas," katanya di depan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua Front Pembela Islam (FPI) Ketapang, Dewan Adat Dayak dan pengurus Kerukunan antarumat beragama setempat.<br /><br />Kondisi Pontianak pada Kamis sempat terjadi unjuk rasa para pemuda Dayak yang memiliki kekerkaitan dengan peristiwa keributan penurunan spanduk yang bertuliskan penolakan FPI yang tertampang di asrama Pangsuma di Jalan Wahid Hasyim Kota Pontianak pada Rabu (14/3) siang.<br /><br />Keributan itu sebetulnya sudah dimediasi aparat kepolisian dengan dilakukan dialog antartokoh masyarakat, perwakilan pemuda Dayak dan FPI di markas Polresta Pontianak pada malam harinya.<br /><br />Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar menyatakan Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Unggung Cahyono mengimbau masyarakat Kalbar agar tidak terprovokasi dan memprovokasi.<br /><br />"Mengenai adanya unjuk rasa Pemuda Dayak yang menuntut FPI dibubarkan, Polda akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat. Karena untuk membubarkan ormas tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat," katanya.<br /><br />Polda Kalbar menurunkan sebanyak 100 personel Brigade Mobil untuk mendukung 100 personel Sabhara mengamankan situasi di Kota Pontianak. Mereka disebar pada sejumlah lokasi rawan seperti di jalan-jalan. Sementara Rumah Betang Panjang di Jalan Sutoyo Kota Pontianak dijaga personel dari Polresta Pontianak. <strong>(phs/Ant)</strong></p>