Polres Landak Terbitkan SIM Online

oleh

Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Landak, Kalimantan Barat, sudah menggunakan alat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan sistem online. <p style="text-align: justify;">"SIM model baru yang diterbitkan itu mengandung chip hanya dapat dibaca melalui komputer dengan program audio visual (AVIS)," kata Kasatlantas Polres Landak AKP Damianus Dedy Susanto di Ngabang, Minggu.<br /><br />Model SIM onbline dimana para pemohon yang akan membuat SIM semua data pemohon langsung di kirim ke pusat yang ada di Jakarta.<br /><br />Menurut dia, yang membedakan dengan pembuatan SIM model lama terdapat pada sistemnya yaitu secara manual sedangkan saat ini sistimnya sudah online. Selain itu sistim pembuatan yang lama untuk soal ujian hanya mengunakan lembaran dan apa bila ada kesalahan masih dapat di perbaiki. Sedangkan saat ini untuk ujian teori dengan mengunakan AVIS ini semua soal ujian telah terdapat di depan komputer.<br /><br />Polres Landak mendapat bantuan lima unit dan semua soaal yang ada di dalam komputer ini berasal dari pusat. Sedangkan dari setiap komputer peserta ujian tes teori untuk soal tidak akan sama satu dengan yang lainnya melainkan di acak, kata Damianus.<br /><br />Sedangkan untuk tes teori pada setiap peserta tes, akan di berikan 30 soal dan untuk lulus para peserta tes di wajibkan mampu meenjawab 21 soal secara benar. Peserta tes pemohon pembuatan SIM tidak hanya wajib menjawab 21 soal secara benar, akan tetapi sebelum melakukan tes teori peserta juga wajib memberikan sidik jari ke sepuluh sidik jari peserta.<br /><br />"Kemudian baru dimasukkan data peserta sesuai kartu tanda penduduk dan jika peserta belum pernah membuat SIM dengan sistim baru ini maka komputer akan memproses lebih lanjut. Dan apa bila sudah pernah maka data peserta tidak dapat di masukan lagi," ujar Damianus.<br /><br />Setelah proses dapat di lanjuutkan maka peserta di minta untuk berfoto. Setelah selesai semuai sesuai prosedur barulan para peserta melakukan tes teori dengan mengunakan alat AFIS.<br /><br />Dari proses awal hingga akhir apa bila peserta lulus barulah SIM peserta pemohon pembuatan SIM ini akan dicetak. Jadi, apa bila peserta tidak lulus maka akan di beri waktu selama dua minggu untuk mengulang tes kembali, namun pada saat mengulang tidak lagi di kenakan bayaran seperti yang pertama.<br /><br />Adapun biaya yang di di kenakan kepada peserta tes untuk pemohon SIM C di kenakan biaya NPP sebesar Rp.100.000 yang di setor ke negara dan biaya kesehatan di sesuaikan dengan dokter yang memeriksanya.<br /><br />Sedangkan untuk pemohon SIM A dan SIM B di kenakan biaya NPP nya sebesar Rp.120.000 yang di setor ke Negara dan untuk kesehatan di sesuaikan permintaan dokter yang memeriksanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>