Polres Melawi Terima Satu Dugaan Penyimpangan Dana Desa

oleh
oleh

Informasi mengenai cukup banyak dugaan penyalahgunaan dana desa yang ditangani Polres, ternyata tidak benar. Laporan yang disampaikan ke Polres secara resmi hanya satu, sementara selebihnya dilaporkan secara tidak resmi. <p style="text-align: justify;">Kapolres Melawi, AKBP Oki Waskito saat ditemui menuturkan hingga kini pihaknya belum menerima laporan penyimpangan dana desa tahun 2016. Sementara laporan dana desa yang dilaporkan secara resmi tersebut, dugaan penyimpangan dana desa di tahun 2015, terkait desa mana yang dilaporkan, Oki belum mau menyebutkannya.<br /><br />“Itu laporan yang masuk hanya yang tahun 2015 saja. Itu juga belum sampai penyidikan, baru dilidik saja," ungkapnya, ditemui di ruangan kerjanya, kemarin.<br /><br />Terkait dugaan penyimpangan dana desa oleh oknum kades, Oki mengatakan, tetap akan melihat nilai kerugian negara dari penyimpangan. Bila nilai kerugiannya lebih kecil dari proses penyelidikan, maka ia lebih memilih untuk menghentikannya.<br /><br />“Kita cukup minta agar kades mengembalikan dana sesuai dengan kerugian. Karena dari segi ekonomisnya juga tidak ada. sementara untuk yang nilai kerugiannya lebih besar dari biaya penyelidikan, tetap akan diproses hukum,” katanya.<br /><br />Oki juga kerap mengingatkan agar kades berhati-hati dalam menggunakan dana desa. Karena peruntukkan dana tersebut sudah jelas untuk membangun desa, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi. Dalam penyuluhan hukum terhadap seluruh kades beberapa waktu lalu ia juga sudah menyampaikan hal tersebut.‎ (KN)</p>