Polres Pastikan Proses Anggota Yang Terlibat Masalah BBM

oleh
oleh

Kapolres Sintang AKBP Oktavianus Martin melalui Kasat Reskrim AKP Andy Yul, saat dikonfirmasi Senin (26/03/2012) menegaskan bahwa akan tetap memproses keterlibatan anggotanya terkait masalah BBM. Menyusul diamankanya sekitar 8 drum BBM oleh masyarakat dan sejumlah wartawan di Mapolres Sintang Jumat (23/03/2012) Minggu lalu. Dari keterangan sopir mobil hilux, diketahui bahwa BBM yang mencapai sekitar 2.000 liter tersebut milik Sirait, anggota Polsek Nanga Mau Kecamatan Kayan Hilir. <p style="text-align: justify;">“Proses tetap lanjut,”tegas kasat Reskrim. <br /><br />Saat ini menurutnya pihaknya terus melakukan penyelidikan keterlibatan oknum polisi bernama Sirait, terkait keterlibatannya pada pengangkutan BBM yang tidak dilengkapi dokumen tersebut. Informasi dilapangan yang berhasil dihimpun, BBM jenis premium sebanyak 8 drum tersebut disebut-sebut milik istri Sirait. <br /><br />Atas pengamanan BBM subsidi untuk masyarakat tersebut, ada sejumlah nama yang akan segera dipanggil oleh jajaran reskrim polres Sintang. Selain Sirait dan mungkin istrinya, jajaran polres sintang juga akan memanggil Rudi untuk dimintai keterangan. Rudi sendiri disebut-sebut sebagai orang yang mensuplai BBM kepada Sirait. <br /><br />“Nanti Pak Sirait dan Rudi akan kita BAP juga,”yakinnya. <br /><br />Dijelaskan kasat Reskrim saat ini proses penanganan pengamanan 8 drum berisi BBM tersebut baru pada permintaan keterangan dari sopir dan saksi. Saksi yang dimintai keterangan sendiri adalah dari kalangan pers.<br /> <br />Namun begitu menurutnya, Piter, sopir mobil hilux yang membawa BBM tidak ditahan dan diizinkan pulang kerumahnya. <br /><br />Jangan Menguap Lagi!<br /><br />Ditempat terpisah ketua Forum Kajian Percepatan, Pemekaran Pembangunan (FK3P) wilayah timur Kalbar, Sy.Mukarram saat dimintai komentarnya meminta agar polisi menindak tegas anggota yang kedapatan “main” minyak tersebut. <br /><br />“Harus ditindak tegas, karena ini aparat yang bermain. Aparat itu mestinya menjadi contoh bagi masyarakat,”ujarnya.<br /><br />Ia juga mengatakan bahwa selama ini banyak kasus BBM yang ditangani pihak kepolisian terkesan menguap begitu saja. disebutnyalah kasus upaya penggelapan minyak tanah subsidi untuk warga di tiga RT kawasan Jln.Pangeran Kuning beberapa waktu lalu. <br /><br />Hingga saat ini menurutnya penanganan kasus tersebut tidak jelas. Padahal semua barang bukti telah dilengakapi. Bahkan menurutnya aparat kepolisian menyarankan untuk dilakukan damai pada kedua belah pihak yang saling lapor. Ia pun mempertanyakan damai dalam hal apa. Apakah damai dalam hal masalah minyak tanahnya atau damai dalam hal penanganan hukumnya.<br /> <br />“Harapan kita kasus ini jangan sampai menguap lagi lah. Karena dari sekian banyak kasus BBM, jarang bahkan boleh dibilang tidak ada yang sampai ke meja hijau,”jelasnya.<br /> <br />Menurutnya kepolisian resort sintang harus bisa mewujudkan amanah dari Kapolri dan Kapolda terkait masalah BBM ini. Apalagi jelang kenaikan harga BBM yang akan segera diputuskan oleh pemerintah pusat. <strong>(phs)</strong></p>