Polres Penajam Sita Kayu Ulin Hasil Pembalakan

oleh

Polres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berhasil menyita 52 potong kayu jenis ulin berukuran dua meter, diduga hasil pembalakan liar. <p style="text-align: justify;">Kasubag Humas Polres Penajam Paser Utara, Inspektur Satu Junaidi, Jumat mengatakan, selain menyita 52 potong kayu ulin, pihaknya juga berhasil meringkus Sup (29) warga Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam yang diduga sebagai pelaku "illegal logging" atau pembalakan liar.<br /><br />Pengungkapan kasus pembalakan liar itu, kata Junaidi, berawal saat polisi melakukan patroli di wilayah Kelurahan Sotek hingga Sepan pada Rabu (1/10) malam dan mendapati mobil pikap warna hitam KT 8030 CB, mengangkut potongan kayu ulin.<br /><br />"Saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan dokumen atau keterangan sah hasil hutan dari kayu tersebut," ungkap Junaidi.<br /><br />Bersama barang bukti satu unit mobil pikap beserta kayu ulin sebanyak 52 potong, Sup langsung digelandang ke Polres Penajam Paser Utara.<br /><br />"Pelaku diperbolehkan pulang setelah dimintai keterangan, sementara barang bukti berupa kayu dan mobil pikap tetap kami amankan," katanya.<br /><br />Setelah dilakukan penyelidikan lanjut Junaidi, ditemukan bukti bahwa Sup telah melakukan pembalakan liar.<br /><br />Polisi tambah dia akhirnya menetapkan Sup sebagai tersangka dan adan dijerat pasal 12 huruf e junto pasal 83 ayat 1 huruf b undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara serta denda maksimal Rp15 miliar.<br /><br />"Setelah dilakukan penyelidikan pelaku terbukti lakukan pembalakan liar, maka hari ini Sup akan ditahan, karena unsur pidananya sudah cukup bukti," ungkap Junaidi. <strong>(das/ant)</strong></p>