Polres PPU Akan Lanjutkan Penyelidikan Jembatan Nenang

oleh

Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) kembali melakukan penyelidikan kasus Jembatan Nenang Besar di RT 08 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, yang terancam ambruk karena bergesernya "abutment". <p style="text-align: justify;">Kapolres PPU, AKBP Sugeng Utomo, Senin (29/4) mengakui penyelidikan kasus jembatan tersebut, sempat berhenti karena kesibukan penyidik Polres menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten PPU.<br /><br />"Setelah Pilkada ini akan kami lanjutkan penyelidikan Jembatan Nenang Besar itu. Nanti kami akan periksa lagi saksi-saksi. Karena saat ini anggota masih sibuk urus Pilkada," kata Kapolres.<br /><br />Abutment merupakan bagian pondasi di mana ujung jembatan dimulai. Abutment Jembatan Nenang terangkat pada Kamis (7/3) lalu.<br /><br />Bangunan bawah jembatan atau bisa disebut dinding jembatan bergeser. Di bagian bawah terutama di bagian pondasi terangkat, sementara bagian atas mencorong keluar.<br /><br />Pilar jembatan yang sudah rampung juga tampak terangkat. Bahkan Sungai Nenang yang digunakan para nelayan juga tertutup tanah, akibat pondasi dinding jembatan yang terangkat.<br /><br />Kapolres AKBP Sugeng Utomo mengatakan, dalam penyelidikan sudah pernah memanggil beberapa saksi termasuk Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU).<br /><br />Namun demikian, katanya, pihaknya masih menunggu dokumen yang berkaitan dengan jembatan Nenang Besar.<br /><br />"Waktu kami periksa yang bersangkutan belum membawa dokumen. Itu yang kami tunggu," ujar Kapolres.<br /><br />Kabid Bina Marga PU Kabupaten PPU, Supardi mengaku dirinya sudah pernah dipanggil sebagai saksi bersama dengan Kepala Dinas PU Mangasi Tambunan, serta beberapa pejabat lainnya.<br /><br />"Tapi data-data belum kami serahkan kepada polisi," katanya.<br /><br />Terkait penyelidikan penyebab bergesernya "abutmnet" jembatan, Supardi menyatakan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri-Institut Teknologi Bandung (LAPI-ITB) yang melakukan penyelidikan penyebab bergesernya abutmnet jembatan sampai sekarang belum selesai.<br /><br />Namun pihaknya menargetkan bulan April atau Mei mendatang, hasil penyelidikan itu sudah bisa diterima.<br /><br />Manajer Lapangan PT Idde Murni Jakarta, Bambang yang dihubungi mengenai hasil penyelidikan penyebab bergesernya abutment jembatan mengatakan, saat ini masih dalam penyelidikan yang dilakukan LAPI-ITB.<br /><br />Sementara itu, sejumlah pekerja masih terus melakukan pekerjaan untuk membongkar jembatan yang telah menghabiskan anggaran Rp21 miliar tersebut.<br /><br />Rencananya, pilar jembatan akan dibongkar untuk selanjutnya akan dibangun kembali. <strong>(das/ant)</strong></p>