Polres Sintang Kembali Berduka, Aiptu Sri Kukuh Menghadap Sang Pencipta

oleh

SINTANG. Belum lagi kering tanah di pusara IPTU Ulik Sulistyono yang diantar oleh rekan pada Senin (6/7/2020) lalu, Selasa (14/7/2020) jajaran Polres Sintang harus kembali mengkebumikan personilnya kembali. Kali ini AIPTU Sri Kukuh menghembuskan nafasnya di RSUD Ade. M. Djoen Sintang Senin (13/7/2020) pukul 23.15 karena sakit. AIPTU Sri Kukuh terakhir kali bertugas di Bagian Sumberdaya (SUMDA) Polres Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP John Ginting langsung memimpin apel persada di TPU Tanjung Puri depan PDAM Sintang. Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga dan memberikan pujian atas jasa pengabdian AIPTU Sri Kukuh.

“Pada hari ini kita semua berkumpul untuk bersama-sama untuk melaksanakan pemakaman almarhum AIPTU Sri Kukuh yang meninggal karna sakit. Ini sungguh suatu hal yang menyedihkan bagi jajaran Polres Sintang karna dalam sebulan terakhir, Polres Sintang telah kehilangan 3 anggotanya, mulai dari AKP Ya’Yanto, lalu minggu lalu almarhum IPTU Ulik Sulistyono,” ungkap AKBP John. H. Ginting. “Almarhum telah membuktikan dirinya dengan menjalankan tugas yang dipercayakan secara moral dan berintegritas, kita juga mengetahui dedikasi, loyalitas, dan keteguhan almarhum terhadap tugas yang diembannya. Seluruh anggota jajaran Polres Sintang dengan ini menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberitakan tempat yang layak di sisi-Nya,” tambahnya.

Mewakili pihak keluarga, Drs. H. Senen Maryono menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan jajaran Polres Sintang atas penghormatan terakhir yang diberikan untuk AIPTU Sri Kukuh. Ia menyebutkan bahwa selama beberapa tahun terakhir kesehatan AIPTU Sri Kukuh memang mengalami penurunan secara signifikan.

“Kami mewakili pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas doa dan keiklasan rekan-rekan sejawat yang telah berkenan mengantar saudara kami ini keperistirahatan terakhirnya ini. Kami mohon maaf bila selama hidupnya almarhum ada salah kata, salah ucap dan salah tindakan kepada para pelayat sekalian. Semoga perjalanan beliau ke akhirat dilapangkan dengan iringan doa dari saudara sekalian,” kata Haji Senen. (Hr/PNC)