Polres Sintang Lakukan Tes DNA Terhadap Bapak Hamili Anaknya

oleh
oleh

Kapolres Sintang AKBP Suhajimantoro melalui Kasat Reskrim AKP Syamsul Bakri menyatakan pihaknya sedang menangani laporan korban kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan tersangka AE (28) warga Desa Sumber Sari, Kecamatan Ketungau Tengah. <p style="text-align: justify;">Kasatreskrim AKP Syamsul Bakri membenarkan adanya laporan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur dengan korban sebut saja Bunga (15) oleh tersangka AE, saat ini tersangka sudah di tahan di Mapolres Sintang.<br /><br />Tersangka diancam dengan Pasal 81 dan pasal 82 Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang kekerasan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan minimal tiga tahun" kata Kasat Reskrim AKP Syamsul Bakri.<br /><br />Sementara tersangka AE yang merupakan bapak angkat dari korban melakukan persetubuhan hingga berkali-kali selama bulan Juni hingga Agustus 2015  dan membuat korban hingga hamil.<br /><br />Mendengar kabar dari pengurus adat Dusun Nanga Beloh, Desa Sumber Sari paman korban yang bernama Yakop dalam laporan polisi menjelaskan bahwa pada hari Kamis tanggal 31 Maret 2016 sekitar jam 11.00 wiba pelapor mendapatkan kabar/informasi dari pengurus adat Dusun Nanga Beloh, Desa Sumber Sari bahwa keponakannya/korban telah dihamili oleh bapak angkatnya/terlapor.<br /> <br />Mendengar informasi tersebut pelapor langsung menanyakan kepada korban tentang kebenaran kabar tersebut. Dan dari pengakuan korban ke pelapor bahwa benar dirinya telah di setubuhi oleh terlapor/ bapak angkatnya berulang kali mulai dari bulan Juni hingga Agustus 2015 dan membuat korban jadi hamil enam bulan (sekarang korban sudah melahirkan). Selain itu dari pengakuan korban, korban diancam dibunuh oleh terlapor apa bila korban memberitahukan kepada orang lain tentang perbuatannya.<br /><br />Mendengar pengakuan dari korban, pelapor merasa tidak terima atas perbuatan terlapor kepada keponakannya. Atas kejadian tersebut pelapor (Paman korban) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sintang guna pengusutan lebih lanjut.<br /> <br />Sementara menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Syamsul Bakri hingga hari ini (Kamis-Red) tersangka AE masih tetap tidak mengakui perbuatannya walaupun pihak Polres Sintang telah melakukan tes DNA pada anak korban dengan tersangka dengan hasil positif atau identik. (KN)</p>