Polres Sintang Melakukan Pendampingan Dalam Penyaluran Bantuan Sosial di Desa

oleh

SINTANG, KN – Perhatian pemerintah pada rakyatnya khususnya masyarakat miskin dengan membangun jaring pengaman sosial beraneka bentuk. Dalam minggu ini proses penyaluran bantuan kepada masyarakat dilakukan pada banyak tempat. Tak jarang terjadi perselisihan antar warga dan petugas. Seperti terjadi di awal minggu di Kecamatan Tempunak, warga melakukan penyegelan di kantor desa sebagai bentuk protes pada penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Jajaran Polres Sintang pun ambil bagian menjadi pendamping untuk mengamankan jalannya proses penyaluran bantuan tersebut. personil di polsek-polsek siap siaga selalu memantau setiap kegiatan penyaluran BLT DD di kampung-kampung dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di kantor pos di pusat kecamatan.

Dari ujung negeri sebagaimana dilaporkan oleh Brigadir Nurdiansyah dari Polsek Ketungau Hulu, kegiatan penyaluran bantuan lansung tunai atau BLT sumber dana desa di kecamatan Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kamis ( 09/07/2020) berjalan dengan tertib dan lancar.

Dana yang wajib disalurkan itu dan harus diterima oleh masing-masing penerima bantuan sebanyak Rp.600.000 per bulan per KK penerima bantuan. Pada kesempatan ini, dana disalurkan kepada 141 kepala keluarga. Dari Binjai Hulu, dilaporkan ada 60 KK yang menerima bantuan. Di hilir Sintang, anggota Polsek Sepauk, Sesuai jadwal, penyaluran BST kali ini diterimakan kepada 531 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 15 Desa yang ada di Kecamatan Sepauk.

“Kita akan terus melakukan pengawasan kepada pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan program pemerintah itu. Kami sudah diberi atensi oleh pimpinan agar selalu memantau setiap kegiatan program pemerintah yang ada ditingkat Kecamatan dapat terlaksana dengan baik,” kata Nurdiansyah. (PNC)