Polres Sintang Menangkan Gugatan Pra-peradilan

oleh

Hakim Pengadilan Negeri Sintang, Senin (27/06/2011) dalam persidangan terkait dengan gugatan praperadilan terhadap Polres Sintang akhirnya menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh kuasa hukum Djajang Supriyatna, pimpinan Radio Polareksa yang dituduh melakukan penggelapan. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan KBO.Reskrim Polres Sintang Aiptu Zulfikar Koto kepada para wartawan mewakili Kapolres Sintang dan Kasat Reskrim, didampingi Aiptu Dedi Supriyadi.<br /><br />“Setelah kita lakukan permohonan replik di sidang pra-peradilan  dari tanggal 20 sampai 27 Juni 2011, semua gugatan yang diajukan oleh kuasa hukum tersangka Djajang Supriyatna ditolak oleh Hakim Pengadilan Negeri Sintang yang dipimpin oleh Perela de Esperanza, SH,” ungkap Zulfikar.<br /><br />Alasan penolakan gugatan yang diajukan kuasa hukum tersangka oleh Hakim karena gugatan yang diajukan tersebut tidak masuk dalam substansi pra-peradilan.<br /><br />“Subtansi yang dimaksudkan ada dipasal 77 KUHAP yang menyatakan sah tidaknya penahanan, penangkapan, SP3 maupun soal rehabilitasi. Sedangkan pihak Polres Sintang dalam melakukan proses atas dugaan penggelapan tersebut masih sesuai dengan prosedur hukum yang ada,” tambahnya.<br /><br />Artinya, lanjut Zulfikar, pihak Polres Sintang sesuai dengan prosedur hukum yang ada dalam penanganan kasus penggelapan ini, serta dengan bukti yang cukup akan terus mengajukan hingga ke sidang pengadilan.<br /><br />“Untuk kasusnya sendiri yakni kasus penggelapan, masih dalam tingkat penyidikan. Prosesnya masih berjalan,” tambahnya.<br /><br />Terkait dengan masa perpanjangan penahanan yang oleh kuasa hukum tersangka dinilai tidak sah, Polres Sintang menyatakan perpanjangan penahanan tersebut sah sesuai dengan keputusan hakim pengadilan negeri Sintang. <strong>(*)</strong></p>