Polres Sintang, Ringkus Pelaku Pemalsuan Dokumen Negara

oleh

Hanya kurun waktu 4 hari, Polres Sintang Melalui Satreskrim berhasil mengungkap 3 Pelaku kasus Pemalsuan dokumen Negara. <p style="text-align: justify;">Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Samsul Bahri mengatakan, Ke tiga tersangka masing-masing inisial SUO (37) SUA (32) dan HER. <br /><br />"Mereka diduga merupakan pelaku pemalsuan sejumlah STNK Kendaraan Motor, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta sejumlah Notis Pajak,"jelasnya.<br /><br />Lanjut Samsul, Ketiga tersangka ini, mempunyai peran yang berbeda-beda, ada yang menjadi perantara, ada juga yang menjadi pekerjanya.<br /><br />selain itu, tersangka juga menerima pesanan untuk membuat dukumen palsu tersebut, kata Kasat Reskrim Polres Sintang, saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (29/9) kemarin.<br /><br />Krologi pengungkapan terhadap tiga tersangka menurut Samsul, berawal dari kecurigaan anggotanya terhadap sebuah dokumen STNK kendaraan yang dikeluarkan seseorang di sebuah dealer.<br /><br />"Jadi anggota kita melihat  seseorang mengeluarkan STNK di sebuah diealer, dimana harusnya, STNK tersebut diterbitkan di Kapuas Hulu, namun di STNK itu tertera dikeluarkan di Sintang," katanya.<br /><br />Dari kejanggalan itu, pihaknya kemudian bergerak melakukan penyelidikan, Hasilnya, selama 4 hari, anggota Reskrim berhasil meringkus 3 orang tersangka bererta barang bukti yang di amankan.<br /><br />Barang bukti yang diamankan diantaranya, satu buah sepeda motor, sejumlah STNK, KTP, dan Notis Pajak yang sudah di palsukan.<br /><br />Selain itu, satu unit alat scener, dan perangkat komputer yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya. <br /><br />"Berdasarkan keterangan dari ke-3 tersangka ini, mereka sudah menjalankan profesi pemalsuan dokumen tersebut sudah enam bulan berjalan," katanya.<br /><br />Saat ditanyai mengenai kemungkinan adanya keterlibatan oknum yang bekerja di instansi terkait, dia mengatakan, sejauh ini belum ada.<br /><br />Kendati demikian, pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut dengan berkordinasi terhadap instansi terkait.  <br /><br />"Kita juga masih melakukan pengembangan terkait apakah masih ada tersangka lain atau tidak," katanya.<br /><br />Akibat dari perbuatannya ke tiga tersangka akan dikenakan Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, tentang tindak pidana pemalsuan dokumen. "Ancaman kurungan penjara 6 tahun," terangnya.  (KN).</p>