Polres Sintang Siap Basmi PETI Di Wilayah Kerjanya

oleh

Kapolres Sintang AKBP Oktavianus Martin SIK berkomitmen akan menertibkan usaha Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diseluruh wilayah kerjanya tanpa pandang bulu. Mengigat dampak dari pada usaha tersebut sudah cukup meresahkan masyarakat. <p>&ldquo;Mengenai penertiban PETI saya tidak akan toleransi terhadap pelakunya. Karena ini sudah jelas melanggar hukum, terlebih kegiatan ini sudah terlalu meresahkan masyarakat kita.” Kata Kapolres di Mapolres Sintang, beberapa waktu yang lalu.<br /> <br />Dikatakan Kapolres akibat dari oprasi PETI tersebut aliran sungai Kapuas maupun Melawi yang digunakan masyarakat sehari-hari, baik sebagai kebutuhan mandi maupun kebutuhan untuk mencuci pakaian sudah terkontaminasi dengan berbagai kotoran yang berasal dari oprasi PETI tersebut. dikhawatirkan jika ini terus dibiarkan akan berdampak lebih jauh lagi terhadap lingkungan kesehatan masyarakat yang menggunakan air yang berasal dari kedua sungai tersebut.<br /><br />Karena kegiatan penambangan ini selain merusak lingkungan sekitar, kegiatan ini juga tidak terlepas dari bahan berbahaya bagi kesehatan, yang menggandung unsure cairan kimia seperti mercurie yang digunakan pelaku usaha untuk menyatukan emas dari hasil tambangnya. <br /><br />Dikatakan Kapolres untuk melakukan hal itu tentu tidak bisa dilaksanakan oleh pihaknya sendiri. Untuk itu Kapolres mengharapkan ada kerjasama dari semua pihak terkait. Dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertambangan, pihak Kecamatan bahkan seluruh masyarakat yang berada disekitar kegiatan penambagan liar dimasing-masing kecamatan. Agar dapat berkoordinasi langsung dengan pihaknya dalam melakukan penertiban ini.<br /><br />Karena dikatakan Kapolres tanpa ada kerjasama serta dukungan dari semua pihak akan sulit oprasi PETI di Sintang bisa ditertibkan oleh pihaknya. Apalagi lanjutnya tidak sedikit kegiatan penambagan liar yang sudah lama beroprasi di seluruh wilayah Kabupaten Sintang.<br /><br />"kita mengharapkan semua pihak bisa ikut ambil bagian dalam menertibkan hal ini. Apalagi keberadaan oprasi peti ini sudah cukup meresahkan masyarakat, ungkapnya.<strong> (ast)</strong></p>