Polresta Banjarmasin Gelar Sidang KKE Briptu Ali

oleh

Komisi Kode Etik (KKE) Polresta Banjarmasin menggelar sidang KKE terhadap satu orang anggota polisi bernama Briptu M Ali Zulfikar karena disersi atau meninggalkan tugas tanpa keterangan, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, AKBP RP Mulya di Banjarmasin, Selasa mengatakan, terperiksa sudah sering meninggalkan tugas tanpa keterangan hingga tiga bulan berturut, Dengan adanya perbuatan tersebut maka Mejelis Sidang KKE menggelar sidang tersebut untuk menentukan nasib dari bintara polisi tersebut yang hingga saat ini juga tidak turun untuk menjalankan tugas kepolisiannya. <p style="text-align: justify;">Terus dikatakan, dalam sidang itu Briptu M Ali Zulfikar sebagai terperiksa dan yang bersangkutan juga tidak menghadiri sidang tersebut atau In Absensi, untuk mempartanggung jawabkan perbuatannya.<br /><br />"Sidang yang kita gelar saat ini dengan agenda mendengar saksi-saksi terkait terperiksa yang tidak pernah turun dinas, dan terperiksapun sampai kini tidak bisa dihadirkan dalam sidang KKE," ucapnya.<br /><br /&gt;Dengan tidak hadirnya Briptu tersebut, maka majelis memerintahkan Sekretaris Sidang Komisi untuk melakukan pemanggilan, pencarian dan penangkapan terhadap terperiksa Briptu M Ali Zulfikar.<br /><br />Sidang KKE tersebut akan dilanjutkan kembali pada Selasa (14/5) dengan agenda mendengarkan putusan terhadap terperiksa yang masuk dalam golongan bintara muda.<br /><br />"Semoga saja, pada sidang lanjutan nantinya Ali bisa dihadirkan untuk mendengarkan putusan terhadap nasibnya sebagai anggota polisi, dan tidak in absensia," tutur pria yang juga sebagai Ketua Majelis dalam sidang KKE tersebut.<br /><br />Sementara itu Kepala Seksi Profesi Pengamanan Internal (Propam) Polresta Banjarmasin, AKP Sudirman SH di Banjarmasin, saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap terperiksa beberapa kali kealamat tempat tinggalnya.<br /><br />Selain itu juga, Propam juga sudah memintai keterangan terhadap keluarga terdekatnya terkait keberadaan terperiksa dan juga meminta keterangan terhadap Ketua RT tempat terperiksa tinggal.<br /><br />"Kita sudah melakukan pemanggilan beberapa kali, namun tidak digubris terperiksa, sehingga kita akan mencari dan bila kedapatan maka akan kita lakukan penangkapan untuk dihadirkan guna menjalani Sidang KKE berikutnya," ucap pria yang juga sebagai Sekretaris Sidang KKE tersebut. <strong>(das/ant)</strong></p>