Polresta Bekuk Makelar Sepatu Edarkan Sabu-Sabu

oleh

Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin membekuk seorang makelar sepatu yang kedapatan dan tertangkap tangan sedang mengedarkan sabu-sabu di wilayah Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. <p style="text-align: justify;">Kepala Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Christian Ronny Sik melalui Kepala Unit I, Iptu Sigit Rahayudi di Banjarmasin, Jumat membenarkan, pihaknya membekuk seorang makelar sepatu yang berprofesi sebagai pengedar narkotika.<br /><br />Penangkapan seorang makelar sepatu itu diketahui berinisial AN alias Nasir (36) warga Jalan Sutoyo S Gang Suryanata Rt 5 No 3 Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.<br /><br />AN alias Nasir warga jalan Sutoyo S Gang Suryanata itu dibekuk di Jalan Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin pada Rabu (18/5) sekitar pukul 16.45 wita dan langsung dilakukan penggeledahan di seluruh tubuhnya, dan polisi menemukan barang bukti satu paket sabu-sabu yang tersimpan didalam saku jaketnya.<br /><br />"Kami membekuk seorang makelar sepatu yang berinisial AN alias Nasir di kawasan Lambung Mangkurat, karena diduga mengedarkan narkotika dan saat digeledah menemukan satu paket sabu-sabu dalam saku jaket yang sedang dipakainya," terangnya.<br /><br />Sigit menceritakan, kronologis penangkapan berawal dari informasi warga bahwa, Nasir sering terlihat dan diduga melakukan transaksi narkotikan di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.<br /><br />Saat mendengar informasi tersebut, pihak Unit I langsung melakukan hunting di jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin dan mendapati Nasir sedang menggunakan sepeda motor melintas di jalantersebut.<br /><br />Melihat Nasir melintas di Jalan Lambung Mangkurat dengan menggunakan sepeda motor, polisi yang sudah menargetkan Nasir sebagai target operasi langsung membekuknya tepat di depan kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banjarmasin.<br /><br />Berhasil membekuk Nasir, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu paket sabu, terbungkus dalam plastik klip yang digulung, dan disembunyikan dengan rapi di dalam sebuah kotak rokok yang tersimpan di saku jaketnya.<br /><br />Dengan barang bukti yang tertangkap tangan itu akhirnya Nasir terpaksa harus digiring ke Markas Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin ruang Unit I untuk dilakukan penyidikan guna proses hukum.<br /><br />Hasil penyidikan sementara Nasir dijerat pasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal lima tahun dan maximal 12 tahun, jelas Sigit.<br /><br />Sementara itu Nasir juga menuturkan, dirinya mendapatkan sabu-sabu tersebut dari seseorang yang beralamat di Gang Jemaah Pekauman Kecamatan Banjarmasin Selatan dan satu paket sabu tersebut dibelinya seharga Rp 130 ribu.<br /><br />"Saya tidak mengetahui siapa nama orang yang menjual sabu-sabu itu yang jelas saya hanya bertemu di Gang Jemaah saja setelah transaksi lalu pergi," ungkap pria satu anak itu seraya menambahkan kalau sabu-sabu tersebut hendak digunakannya sendiri.<br /><br />Ia kembali menambahkan, dirinya sudah hampir satu bulan terakhir ini menggunakan sabu-sabu itu dan Saat ditanya apa alasan dirinya sampai menggunakan sabu, Nasir hanya menjawab sekedar iseng.<br /><br />"Saya hanya iseng saja menggunakan sabu-sabu dan tidak ada alasan lain di balik itu terkait mengedarkan saya membatah pernyataan itu," ungkap pria yang bekerja sebagai mekelar jual beli sepatu di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin ini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>