Polresta Pontianak Siap Amankan Distribusi BBM Bersubsidi

oleh

Kepala Kepolisian Resor Kota Pontianak, Ajun Komisaris Besar (Pol) Harianta menyatakan, pihaknya siap mengamankan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terkait rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi dua harga. <p style="text-align: justify;">"Kapanpun, pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi menjadi dua harga, kami sudah siap," kata Harianta di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, pihaknya akan menempatkan beberapa personil polisi pada titik-titik yang dinilai rawan, seperti rawan penyimpangan ataupun lainnya.<br /><br />"Termasuk pengamanan pada setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), selain itu juga akan melakukan koordinasi dengan Pertamina terkait menjaga kelancaran distribusi BBM bersubsidi ke setiap SPBU," ungkapnya.<br /><br />Sementara itu, Juru bicara presiden Julian A Pasha mengatakan, kebijakan pemerintah terkait pengurangan subsidi BBM mengerucut pada opsi satu harga.<br /><br />"Mengerucut pada satu harga, bukan dua harga," kata Julian di Kompleks Istana, Jakarta.<br /><br />Pada Senin pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan didampingi oleh Wakil Presiden Boediono kembali mengumpulkan sejumlah menteri untuk mematangkan kebijakan pengurangan subsidi BBM dalam suatu rapat tertutup.<br /><br />Menurut Julian, pembahasan difokuskan pada upaya melindungi rakyat miskin dari dampak kebijakan pengurangan subsidi itu.<br /><br />"Jika kebijakan itu diterapkan, semua opsi apa plus minusnya, hanya memang yang ingin dipastikan agar subsidi itu diterima bagi orang yang pantas disubsidi. Jadi, titik tolak dari sana," katanya seraya menambahkan agar diharapkan kebijakan yang diambil dapat memberi manfaat.<strong> (das/ant)</strong></p>