Polri : 5.000 TKI Akan Kembali Ke Malaysia

oleh

Sebanyak 5.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sebelumnya mudik lebaran diperkirakan akan kembali ke Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, kata Kapolsek Pelabuhan Tunun Taka Nunukan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pengamanan Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Ajun Komisaris Polisi Benny Catur Waluyo, dihubungi dari Samarinda, Senin menyatakan, arus balik TKI yang hendak kembali ke Malaysia diperkirakan mencapai puncaknya pada Jumat,9 September. <p style="text-align: justify;">Sebanyak 5.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sebelumnya mudik lebaran diperkirakan akan kembali ke Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, kata Kapolsek Pelabuhan Tunun Taka Nunukan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pengamanan Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Ajun Komisaris Polisi Benny Catur Waluyo, dihubungi dari Samarinda, Senin menyatakan, arus balik TKI yang hendak kembali ke Malaysia diperkirakan mencapai puncaknya pada Jumat,9 September.<br /><br />"Sekitar 5.000 TKI yang sebelumnya mudik lebaran diperkirakan akan kembali ke Malaysia mulai pekan ini dan puncaknya pada Jumat (9/9). Hari ini (Senin) KM Thalia tiba di Pelabuhan Tunon Taka dengan mengangkut sekitar 1.800 penumpang dari Parepare, Sulawesi Selatan. Namun, hanya sekitar 30 persen penumpangnya yang diduga TKI yang akan kembali ke Malaysia," ungkap Benny Catur Waluyo.<br /><br />Hingga saat ini kata Kompol Benny ,baru sekitar 10 persen arus balik TKI yang mudik lebaran.<br /><br />"Dari 5.000 TKI yang mudik itu kami perkirakan baru sekitar 10 persen yang kembali ke Malaysia sisanya akan kembali secara bertahap," katanya.<br /><br />Pada puncak arus balik TKI tersebut lanjut Benny , ribuan TKI dari Parepare diperkirakan akan datang ke Nunukan dengan menggunakan Cattleya Ekspress.<br /><br />"Setiap Senin, KM Thalia dari Pelabuhan Parepare tiba di Pelabuhan Tunon Taka sementara Cattleya Ekspress pada setiap Jumat. Jadi, pada Jumat pekan ini diperkirakan lebih 1.000 TKI akan tiba di Pelabuhan Tunon Taka selanjutnya mereka akan menyeberang ke Tawau Malaysia," ungkap Beny Catur Waluyo.<br /><br />Arus mudik lebaran TKI untuk merayakan Idul Fitri 1432 H di kampung halaman masing-masing lanjutnya berlangsung sejak 14 Agustus 2011 dengan 1. 300 lebih TKI dari Tawau, Sabah Malaysia tiba di Pelabunan Tunon Taka Nunukan.<br /><br />"Pada puncak arus mudik TKI dari Malaysia di Pelabunan Tunon Taka pada Sabtu malam (27/8) yakni sekitar 1. 700 TKI tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Para TKI yang mudik tersebut kemudian kembali ke kampung halaman mereka masing-masing untuk merayakan lebaran," katanya.<br /><br />Arus mudik dan arus balik lebaran TKI dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan ke Tawau, Sabah Malaysia tersebut kata dia menggunakan tujuh kapal diantaranya KM. Labuan Ekpress V, KM. NID Ekpress, KM. Nunukan Ekpress, KM. Malindo Ekspress dan KM Purnama.<br /><br />"Pada Senin (22/8) lalu KM Bukit Siguntang tujuan Parepare Sulawesi Selatan mengangkut lebih 1.300 penumpang dan diperkirakan lebih 80 persen diantaraya merupakan TKI yang akan mudik lebaran. Kemudian pada Selasa (23/8) KM Umsini tujuan Balikpapan, Toli-toli, Sulawesi Tengah dan Makassar juga mengangkut sekitar 600 penumpang dan sebagian besar juga TKI sementara pada Kamis malam KM Thalia tujuan Parepare juga mengangkut lebih 80 persen TKI dari jumlah penumpang 1. 572 orang," kata Benny Catur Waluyo.<br /><br />Kepolisian Sektor Pengawas Pelabuhan Nunukan lanjut dia akan terus memantau proses arus mudik dan arus balik TKI di Pelabuhan Tunon Taka.<br /><br />"Kami telah mendirikan posko untuk membantu para TKI yang mudik lebaran maupun yang akan kembali setelah mudik. Di posko tersebut juga terdapat fasilitas kesehatan dan layanan informasi terkait jadwal kapal dan jalur pelayaran termasuk memberikan himbauan kepada mereka agar mewaspadai berbagai kemungkinan aksi kejahatan," ungkap Benny Catur Waluyo.(Eka/Ant)</p>