Polsekta Banjarmasin Timur Bekuk Pemakai Sabu-Sabu

oleh

Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Timur membekuk seorang tersangka pria setengah baya yang tertangkap ingin menghisab narkotika jenis sabu-sabu. <p style="text-align: justify;">Kepala Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Banjarmasin Timur, Kompol Andri Koko Subiayanto Sik melalui Ipda Pol Nor Rochim di Banjarmasin, Kamis, membenarkan, pihaknya telah menangkap seorang pria yang ingin memakai sabu-sabu.<br /><br />Penangkapan terhadap pria separuh baya karena kedapatan ingin menghisab sabu-sabu itu dilakukan pada Rabu (15/6) sekitar pukul 15.30 WITA di Jalan Pekapuran Raya Gang Serumpun Kota Banjarmasin.<br /><br />Selanjutnya, penangkapan terhadap pria tersangka yang tertangkap tangan dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak satu paket itu diketahui berinisial HL alias Hilmi (47) warga jalan Pekapuran Raya gang Serumpun Rt 38 Kota Banjarmasin.<br /><br />"Kita telah berhasil menangkap Hilmi yang pada saat itu inging menghisab sabu-sabu dan tertangkap tangan dengan satu paket sabu-sabu," ucapnya.<br /><br />Rochim sapaan akrab Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur itu menceritakan, penangkapan itu berawal dari informasi warga bahwa di salah satu rumah dikawasan Pekapuran Raya gang Serumpang akan ada gelar pesta sabu-sabu.<br /><br />Mendapat informasi itu, pihak Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur langsung melakukan penyelidikan dikawasan yang telah di informasikan warga setempat.<br /><br />Dari hasil penyelidikan, diketahui salah satu rumah warga dikawasan Pekapuran Raya telah di jadikan target operasi, saat informasi itu pasti rumah tersebut langsung dilakukan penggerebekan dan ditemukan Hilmi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ingin menghisab sabu-sabu.<br /><br />Usai menangkap Hilmi, polisi melanjutkan penggeledahan dirumah Hilmi, dan ditemukan satu paket sabu-sabu seberat lebih kurang setengah gram yang disimpang didalam rak pakaian kotor didalam kamar Hilmi.<br /><br />Berdasarkan, barang bukti yang ditemukan ditempat kejadian dengan terpaksa Hilmi diharus digiring ke Polsekta Banjarmasin Timur di Ruang Unit Reskrim untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut guna proses hukum atas perbuatannya.<br /><br />Hasil penyidikan sementara, Hilmi dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal empat tahun dan maximal 12 tahun, terang Rochim.<br /><br />Sementara itu, Hilmi mengatakan bahwa dirinya mendapatkan sabu-sabu itu dari seseorang yang ia kenal melalui HP dan untuk satu paket sabu-sabu yang ia beli seharga Rp 700.000.<br /><br />Dia juga mengakui bahwa sabu-sabu tersebut hanya untuk digunakan sendiri bukan untuk apa-apa dan memakai sabu-sabu itu sudah dilakukannya selama tiga tahun saat ia memulai kerja sebagai karyawan tambang batu bara didaerah Sungai Danau Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel.<br /><br />Tambahnya, ia memakai sabu-sabu itu dikarenakan sudah ketergantungan dan apabila tidak memakai barang haram itu hingga seminggu badannya terasa pegal-pegal dan bila sudah memakai maka badannya terasa segar dan fit kembali, ucap bapak denga tujuh anak dan dua isteri itu. <strong>(das/ant)</strong></p>