Pontianak Akan Sisir Tanah-Bangunan Tidak Bayar PBB

oleh

Pemerintah Kota Pontianak menyatakan, akan menyisir tanah kosong dan bangunan mewah yang tidak membayar pajak bumi dan bangunan, kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji. <p style="text-align: justify;">"Penyisiran itu dilakukan, karena disinyalir, banyak pemilik tanah kosong dan rumah mewah yang tidak taat dalam membayar PBB," kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu.<br /><br />Sutarmidji menjelaskan, para pemilik tanah kosong menganggap sepele dalam membayar PBB, bahkan mereka menunggak beberapa tahun karena menganggap tanah miliknya belum dimanfaatkan.<br /><br />Pemkot Pontianak akan bekerja sama dengan aparat hukum dalam menyisir atau merazia bagi masyarakat yang belum membayar pajaknya.<br /><br />"Selain itu, tanah atau lahan-lahan kosong yang tidak membayar pajak akan kami data dan di bawah pengawasan Pemkot. Ini tidak hanya sekadar ancaman tetapi kita ingin menegakkan aturan yang berlaku," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, dari data yang ada banyak rumah mewah dan rumah toko di Pontianak yang tidak bayar pajak.<br /><br />Pemkot akan mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan denda bahkan hingga pada proses penyitaan sampai mereka memenuhi kewajibannya untuk melunasi PBB.<br /><br />"Ini sudah unsur kesengajaan para wajib pajak dengan melalaikan membayar PBB-nya," kata Sutarmidji.<br /><br />Upaya itu dilakukan selain menegakkan aturan bidang perpajakan juga untuk meningkatkan pajak daerah yang hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan, seperti pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jalan-jalan, saluran air atau drainase dan lainnya sebagainya.<br /><br />"Bisa saja bagi pemiliknya tanah kosong yang tidak membayar pajak, tanah mereka kami jadikan ruang terbuka hijau," ujarnya.<strong> (das/ant)</strong></p>