Pontianak Hemat Listrik 10 Persen "Earth Hour"

oleh

Manajer PT PLN Cabang Kota Pontianak Fauzi Arubusman mengatakan kampanye "Earth Hour" atau mematikan lampu selama satu jam yang dilaksanakan pada Sabtu (26/3) lalu menghemat penggunaan listrik sekitar 10 persen. <p style="text-align: justify;">"Karena kejadiannya hari Sabtu, beban puncak kami itu lebih rendah jika dibandingkan dengan hari-hari lain sekitar 5 – 10 Mega Watt," kata Fauzi di Pontianak, Selasa (29/03/2011).<br /><br />Menurut Fauzi, pemadaman yang dilakukan itu bertepatan dengan tutupnya perkantoran di kota itu.<br /><br />"Ditambah lagi dengan masyarakat yang sudah mulai peduli dengan penghematan pemakaian listrik," jelas Fauzi.<br /><br />Kampanye mematikan lampu selama satu jam dilakukan pada pukul 20.30 WIB – 21.30 WIB secara serentak dan diikuti sekitar satu juta jiwa masyarakat Indonesia.<br /><br />Aktivitas tersebut berlangsung hingga 6 Maret 2011 di kota Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bali dan Surabaya. Diharapkan pula akan semakin memperluas gerakan hijau serta meningkatkan kepedulian publik, khususnya kaum muda terhadap pentingnya keberlangsungan lingkungan hidup untuk generasi selanjutnya.<br /><br />Kota Jakarta menjadi bagian dari 4.616 kota dan 128 negara di dunia yang berpartisipasi dalam peringatan kampanye mematikan lampu selama satu jam.<br /><br />Kampanye "Earth Hour" pada 2009 dan 2010 menjadi kampanye lingkungan hidup terbesar dalam sejarah karena berhasil meraih 1,5 miliar pendukung dari 4.616 kota dan 128 negara.<br /><br />Kota-kota ternama di dunia yang berpartisipasi dalam Earth Hour 2010, di antaranya Beijing, London, New York, Paris, Moskow, Tokyo, Roma, Kairo, Washington DC, Rio de Janeiro, Dubai, Mexico City, Sydney, Delhi, Singapura, Kopenhagen, Manila, Istanbul, Jakarta, Bangkok, Los Angeles, Hongkong, Buenos Aires, Cape Town, Davis Station, Antartika dan Kutub Selatan.<strong> (phs/Ant)</strong></p>