Pontianak Ingatkan Masyarakat Antisipasi Penjajahan Bidang Ekonomi

oleh

Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, mengingatkan warga setempat terkait antisipasi penjajahan di bidang ekonomi dan perkembangan arus globalisasi yang bersifat negatif bagi kemajuan bangsa Indonesia. <p style="text-align: justify;">"Yang harus kita antisipasi adalah penjajahan di bidang ekonomi, unsur-unsur negatif seperti narkoba, budaya-budaya yang tidak sesuai dengan kearifan lokal bangsa Indonesia, sehingga semua itu harus kita tahan dan bendung bersama-sama," kata Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono seusai memimpin peringatan Hari Pahlawan di lingkungan Pemkot Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan, momentum peringatan Hari Pahlawan ini harus dimaknai dengan semangat perjuangan generasi kini untuk membangun Kota Pontianak supaya menjadi lebih baik di segala bidang dari sekarang.<br /><br />"Perjuangan saat ini bukan lagi melawan penjajah, tetapi bersaing dengan negara-negara lain dalam rangka berlomba-lomba untuk kemajuan bangsa dan negara, termasuk Kota Pontianak, dan bangsa Indonesia umumnya," ungkapnya.<br /><br />Selain itu, perjuangan yang dihadapi kini adalah mengentaskan kemiskinan serta memberikan pendidikan yang tinggi kepada generasi muda. Semangat gotong royong dan rela berkorban yang terkandung dalam nilai-nilai kepahlawanan juga perlu dilestarikan dan ditanamkan dalam sanubari seluruh bangsa Indonesia.<br /><br />"Tidak sedikit nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan kita yang telah gugur, yang bisa kita petik dan maknai untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.<br /><br />Menurutnya, peringatan Hari Pahlawan dapat dijadikan cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dan bekerja dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera.<br /><br />"Nilai kepahlawanan tidak akan pernah usang atau lekang dimakan zaman karena pada setiap waktu dapat diimplementasikan dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sepanjang masa sesuai dengan perkembangan zaman," kata Wakil Wali Kota Pontianak. (das/ant)</p>