Pontianak Wakili Kalbar Lomba Kadarkum Tingkat Nasional

oleh

Kota Pontianak akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) tingkat nasional tahun 2016, kata Koordinator Tim Kadarkum kota setempat, Zetmawati. <p style="text-align: justify;">"Ditunjuknya Tim Kadarkum dari Kota Pontianak setelah berhasil merebut juara pertama lomba Kadarkum tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar 25 – 27 Agustus 2015," kata Zetmawati di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan, kontingen Kota Pontianak ini diperkuat oleh lima peserta, yakni Muhammad Taufik, Amirudin, Eka Yogi Prananda, Sujiratul Aulia dan Suci Nurul Baiti.<br /><br />Dalam lomba yang diikuti kabupaten dan kota se-Kalbar tersebut, juara kedua diraih Kabupaten Melawi, ketiga disandang Kabupaten Sambas dan juara harapan adalah Kabupaten Kayong Utara, katanya.<br /><br />Zetmawati menambahkan, dengan berhasilnya Kota Pontianak merebut juara pertama lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalbar itu, pihaknya melakukan berbagai persiapan untuk mematangkan timnya yang akan mewakili Kalbar mengikuti Lomba Kadarkum tingkat nasional mendatang.<br /><br />"Tentunya sudah sejak awal mempersiapkan tim kami yang akan bersaing dengan tim-tim dari berbagai provinsi se-Indonesia. Ini adalah tantangan berat, tetapi kami harus optimistis bahwa akan mampu bersaing dengan daerah lainnya," kata Zetmawati yang juga sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pontianak itu.<br /><br />Zetmawati menambahkan, persiapan-persiapan yang akan dilakukan pihaknya adalah selain mempelajari dan mendalami perundang-undangan yang menjadi materi lomba, pihaknya juga akan melakukan latihan-latihan supaya timnya lebih matang dan siap menghadapi lomba Kadarkum di tingkat nasional.<br /><br />"Kami berharap pada lomba Kadarkum tingkat nasional tahun 2016 mendatang, tim kami bisa mengharumkan nama Kota Pontianak di tingkat nasional," ujarnya.<br /><br />Lomba Kadarkum adalah suatu sarana untuk memilih kelompok Kadarkum yang berprestasi dalam pemahaman hukum. Untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat agar dapat lebih mengetahui, memahami dan mentaati setiap peraturan hukum yang berlaku dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka perlu dilakukan pembinaan terhadap Kadarkum, katanya.<br /><br />"Nah, salah satunya yakni melalui lomba kadarkum ini, kita mengikut sertakan masyarakat mentaati dan ikut mensosialisasikan setiap produk hukum yang berlaku," katanya. (das/ant)</p>