Populasi Sapi Di Kotawaringin Timur Meningkat

oleh
oleh

Populasi sapi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimatan Tengah, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan cukup bagus, kata Bupati Kotim Supian Hadi. <p style="text-align: justify;">"Terhitung sejak Januari-Juli 2014 populasi sapi sudah mencapai sebanyak 6.208 ekor atau 98,1 persen dari target yang direncanakan, yakni sebanyak 6.325 ekor," kata Supian Hadi di Sampit, Sabtu.<br /><br />Pada tahun 2012, populasi sapi di Kabupaten Kotawaringin Timur ada sebanyak 5.262 ekor atau 91,5 persen dari target populasi yang direncanakan, yakni sebanyak 5.748 ekor.<br /><br />Sedangkan pada tahun 2013 populasi sapi juga mengalami peningkatan, yakni mencapai 5.713 ekor atau 105,7 ekor dari target populasi yang di rencanakan,yakni sebanyak 5.325 ekor.<br /><br />Menurut Supian Hadi, sapi merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Kotawaringin Timur, sedangkan untuk komoditas andalannya adalah ternak ayam ras, ayam kampung, kambing, itik dan babi.<br /><br />Pemerintah Kabupaten Kotawringin Timur terus berupaya mendorong peningkatan populasi sapi dengan berbagai cara, di antaranya yakni dengan memberikan bantuan bibit ternak sapi kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani.<br /><br />"Untuk mendorong peningkatan populasi sapi di Kabupaten Kotawringin Timur pada tahun 2015 juga akan membangun areal pembibitan ternak sapi di atas lahan seluas 20 hektare milik pemerintah daerah di jalan Sampit-Samuda," katanya.<br /><br />Selain tempat pembibitan, pemerintah Kabupaten Kotawringin Timur pada tahun 2015 juga akan membangun pasar ternak di atas lahan seluas tiga hektare, tepatnya di Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.<br /><br />Dengan tersedianya areal pembibitan diharapkan populasi sapi di Kabupaten Kotim dapat lebih meningkatkan lagi. Dan ketersediaan pasar ternak juga diharapkan mampu memberikan kemudahan kepada peternak yang akan memasarkan ternaknya.<br /><br />"Saya yakin populasi ternak sapi di Kabupaten Kotawaringin Timur nantinya bisa lebih baik saat ini, sehingga mampu memenuhi kebutuhan daging di daerah kita sendiri," ungkapnya. <strong>(das/ant)</strong></p>