Populasi Sapi Kalbar 128.792 Ekor

oleh

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Abdul Manaf Mustafa mengatakan hasil sensus populasi sapi-kerbau di provinsi itu 128.792 ekor. <p style="text-align: justify;"><br />"Hasil sensus di dapat dari 1.820 desa sebanyak 128.528 ekor sapi potong, 264 ekor sapi perah, dan 2.206 ekor kerbau," kata Manaf di Pontianak, Jumat.<br /><br />Data tersebut, kata Manaf, masih sementara karena belum termasuk 74 desa lagi yang belum menyerahkan hasil perhitungannya.<br /><br />"Hal itu karena letak lokasi yang jauh dan sulit terjangkau teknologi," ungkap Manaf.<br /><br />Dengan data sensus tersebut, lanjut Manaf, pihaknya akan memiliki data base yang dapat digunakan untuk membuat perencanaan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan.<br /><br />"Kemudian untuk kegiatan pembinaan," kata Manaf.<br /><br />Terkait hasil sensus tersebut, kata Manaf, tidak menutup kemungkinan masih ada hewan ternak sapi-kerbau yang belum di data.<br /><br />"Karena cakupan wilayah yang sangat luas, tetapi dengan metode yang sudah dibuat saya rasa itu sudah mewakili," jelas Manaf.<br /><br />Selama pelaksanaan sensus dilakukan, kendala yang dihadapi hanya pada lokasi yang susah di jangkau, transportasi, dan komunikasi.<br /><br />"Kemudian, ada beberapa masyarakat yang tidak mau mendata karena beranggapan pendataan berkaitan dengan pajak dan keterbatasan wilayah," kata Manaf.<br /><br />Disnakeswan Kalbar melakukan sensus sapi-kerbau sejak 1-30 Juni lalu. Sensus dilakukan demi menuju program swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) 2014 mendatang.<br /><br />Sensus tersebut dilaksanakan di 33 provinsi, 497 kabupaten/kota, 6.699 kecamatan, 77.578 desa/kelurahan.<strong>(phs/Ant)</strong></p>