Home / Tak Berkategori

Porsi Makan Yang Cukup Bantu Cegah Obesitas Anak

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2014 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan membantu untuk mencegah obesitas pada anak. <p style="text-align: justify;">Anak usia 7–9 umumnya membutuhkan 1.800 kalori. Sementara itu, usia 10 hingga 12 tahun membutuhkan 2050 kalori. Spesialis Gizi Dr. Laila Hayati, M. Gizi, SpGK menyarankan agar anak tidak mengalami obesitas, jangan biasakan meminta anak untuk makan saat tidak lapar, apalagi menghabiskan makanan dengan porsi yang lebih besar.<br /><br />Dalam diskusi tentang gizi pada anak yang berlangsung di Jakarta, Rabu, Laila menjelaskan bila memaksakan makanan masuk meski sudah kenyang, ukuran lambung membesar. Pengaruhnya, ketika makan dengan porsi lama, yang lebih sedikit, perut pun belum merasa kenyang. <br /><br />Membiasakan mengonsumsi makanan sehat juga membantu mencegah obesitas sejak dini. Makanan yang sehat mengandung karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. <br /><br />"Pada balita, berikan sayur 2–3 sendok makan untuk kebutuhan serat. Jangan lebih banyak dari nasi karena itu untuk orang dewasa," katanya.<br /><br />Batasi penggunaan gula atau pemanis pada minuman anak. Sebaiknya orang tua mengatur konsumsi minuman manis hanya satu porsi setiap hari. Biarkan anak mengonsumsi banyak air putih.<br /><br />Mengubah perilaku anak pun diyakini bisa mencegah obesitas. Biasakan anak untuk melakukan aktivitas fisik secara reguler selama 30–60 menit setiap hari. Aktivitas itu pun bisa disesuaikan dengan minat anak, misalnya bermain sepeda, basket, atau sepak bola.<br /><br />"Batasi gaya hidup duduk-duduk maksimal 2 jam dalam sehari. Misalnya, nonton kartun satu jam saat pagi, sore baru boleh nonton lagi satu jam," tambahnya.<br /><br />Obesitas dapat disebabkan oleh seringnya mengonsumsi makanan selingan berkalori tinggi di antara waktu makan. Kurangnya aktivitas fisik, seperti sering mengisi waktu dengan bermain video game atau menonton televisi, juga memicu obesitas.<br /><br />Selain itu, obesitas juga bisa disebabkan oleh faktor genetik, berkaitan dengan hormon yang berpengaruh untuk mengatur nafsu makan dan metabolisme. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB