PPS Diminta Data Pasien Dan Tahanan

oleh

Panitia Pemungutan Suara di seluruh kelurahan dan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diminta mendata jika ada tahanan atau pasien di wilayah mereka menjelang pemungutan suara 9 Desember nanti. <p style="text-align: justify;">"Tolong data tahanan di Polsek dan Polres serta pasien rawat inap di RS dan puskesmas. Mereka juga berhak menggunakan hak pilihnya dan itu harus kita fasilitasi," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotawaringin Timur, Sahlin di Sampit, Kamis.<br /><br />Sesuai aturan, pemilih yang berhalangan akibat sakit maupun alasan lain, termasuk sedang dalam tahanan, harus difasilitasi agar tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Bahkan untuk Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sampit biasanya disediakan satu tempat pemungutan suara khusus di karena jumlah pemilihnya cukup banyak.<br /><br />Untuk tahanan di Polsek dan Polres saat pemilihan berlangsung, bisa difasilitasi dengan jemput bola oleh petugas yang datang membawa kotak suara. Begitu pula bagi pasien yang sedang dirawat juga harus difasilitasi dengan didatangi oleh petungas pemungutan suara.<br /><br />"Nanti itu ditangani oleh TPS terdekat. Tapi kami ingatkan supaya PPK (panitia pemilihan kecamatan) berkoordinasi dengan PPS (panitia pemungutan suara) untuk memastikan agar itu tidak sampai terlewat. Ini harus kita perhatikan sama-sama," kata Sahlin.<br /><br />Saat rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPT tambahan (DPTb-1) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah dan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur, Rabu (28/10) di kantor KPU, diketahui ada penambahan pemilih sebanyak 1.580 orang yang tersebar di 15 kecamatan.<br /><br />Jumlah pemilih yang masuk dalam DPT saat penetapan daftar pemilih tetap pada Jumat (2/10) lalu, tercatat sebanyak 351.154 pemilih, terdiri dari 186.785 laki-laki dan 164.369 perempuan. Jika ditambah dengan pemilih tambatan atau DPTb-1 yang baru disahkan, maka total pemilih sebanyak 352.734 pemilih.<br /><br />Berfluktuasinya jumlah pemilih di Lembaga Klas II B Sampit akibat adanya tahanan baru maupun yang bebas, juga menjadi perhatian karena berubah-ubah dalam waktu singkat. Untuk itu, nantinya kembali akan ada pengecekan pemilih di tempat tersebut menjelang hari pemungutan suara.<br /><br />Saat pemungutan suara 9 Desember nanti, masyarakat Kotawaringin Timur akan memberikan dua suara sekaligus. Yakni untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah dan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur. KPU berharap pelaksanaan kedua pemilu kepala daerah tersebut berjalan lancar, aman dan damai. (das/ant)</p>