PPTI Kalbar Dorong Penyuluhan Untuk Pencegahan Tuberkulosis

oleh

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia Wilayah Kalimantan Barat melakukan penyuluhan dalam pencegahan dan pengobatan tuberkulosis. <p style="text-align: justify;">"Permasalahan penyakit tuberkulosis atau TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia umumnya dan Kalimantan Barat pada khususnya," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Nunung Joerniartin saat membuka konferensi Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Kalimantan Barat, di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Nunung mengatakan, penyebab utama permasalahan TB itu adalah, kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat, terutama di negara-negara sedang berkembang.<br /><br />Sedangkan kegagalan penanganan kasus TB itu biasanya diakibatkan oleh tidak memadainya organisasi pelayanan TB terutama untuk masyarakat yang kurang mendapat akses.<br /><br />Kemudian, penemuan atau diagnosis TB yang tidak standar, obat tidak yang tidak terjamin penyediaan, tidak dilakukannya pemantauan pengobatan serta pencatatan atau pembukuan yang tidak baku.<br /><br />"Untuk itu, salah satu strategi dalam penanggulangan TB di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat ini adalah dengan kemitraan selain tata laksana, manajemen laboratorium, logistik, pengembangan SDM dan lain sebagainya," katanya.<br /><br />Sementara itu, Ketua Umum PPTI Kalbar Pendi Jhahja Pardjaman menambahkan, dalam Global Tuberkulosis Control pada tahun 2011, Indonesia termasuk nomor empat negara di dunia dengan beban TB yang besar.<br /><br />Ia melanjutkan, mengingat peningkatan penderita TB pada akhir-akhir ini juga disebabkan oleh penyakit HIV/AIDS, di mana penderita AIDS yang hilang kekebalan tubuhnya karena virus HIV akan lebih mudah ketularan penyakit TB yang kumannya notabene sudah ada pada tubuh penderita.<br /><br />Pendi menjelaskan, berdasarkan laporan dari wilayah PPTI Kalimantan Barat, telah dilatih lebih dari 400 orang kader TB dalam dua tahun terakhir ini.<br /><br />Dimana kegiatan-kegiatan kader tersebut melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan kegiatan-kegiatan sebagai Pemantau Minum Obat (PMO).<br /><br />Pendi memaparkan, pada tahun 2011 ini, Indonesia juga termasuk nomor tujuh dari 27 negara di dunia dengan beban MDR-TB yang tinggi.<br /><br />"Disinilah pentingnya pemantapan organisasi PPTI sebagai mitra pemerintah dalam upaya penanggulangan tuberkulosis dengan tugas pokoknya memberikan penyuluhan dalam pencegahan dan pengobatan tuberkulosis," kata Pendi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>