Pra Seleksi Rekrutmen Brigadir Polri

oleh

Polres Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Parade Akhir Pra Seleksi Brigadir Polri Tahun 2012, Senin (11/06/2012) di Aula Mapolres Kapuas Hulu, dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kapaus Hulu Leonardus, SH, Tokoh Masyarakat, LSM dan sejumlah Kepala Sekolah yang ada di Kota Putussibau dan sekitarnya serta 51 orang asal Kapuas Hulu yang mengikuti Parade Akhir Pra Seleksi. <p style="text-align: justify;">Kapolres Kapuas Hulu AKBP Dhani Kristoanto, SIK mengatakan bahwa awalnya sebanyak 65 orang yang mengikuti pra seleksi tersbeut, namun dari hasil seleks yang dilakukan sebanyak 14 orang diantaranya dinyatakan gugur karena berbagai factor yang tidak sesuai persyarakat untuk menjadi anggota Polri. hingga tersisa 51 orang yang akhirnya mengikuti Parade Akhir Pra Seleksi Brigadir Polri.<br /><br />“51 orang ini layak mengikuti tes atau seleksi di Pontianak, dan mereka akan diberikan rekomendasi yang kemudian akan diserahkan kepada Panitia Seleksi, besar harapan Kita mereka ini dapat lolos seleksi di Pontianak,” ucapnya.<br /><br />Dhani memaparkan dalam jika ingin mengikuti tes kepolisian hal yang paling utama yiatu kesehatan peserta, terutama untuk penyakit-penyakit dalam selain itu tes fisik dan sejumlah persyaratan lainnya. selama ini Dhani menilai bahwa banyak peserta tes yang kebingungan apa yang harus dilakukan dan apa-apa saja yang harus disiapkan saat menjalani tes ingin masuk Polisi dengan dilaksanakannya pra seleksi tersebut dapat membantu mereka.<br /><br />Selain itu, Dhani juga mengatakan bahwa apabila ada seseorang yang tidak berhasil lolos dalam seleksi peneriman anggota Polri selama ini menganggap karena tidak adanya uang untuk meloloskannya, padahal kendalanya kata Dhani bukan itu, melainkan persyaratan yang ditentukan terutama masalah kesehatan yang selama ini tidak diketahui oleh para peserta, maupun kendala-kendala lainnya dalam menjalani tes baik itu fisik maupun dalam membaca warna.<br /><br /&gt;“Ini salah satu sosilaisasi yang Kita lakukan agar tidak ada image dimasyarakat dan berpikir yang tidak-tidak dalam penerimaan calon anggota Polri, karena untuk masuk Polisi tidak ada ceritanya menggunkan uang puluhan juta namun  persyaratannya mesti terpenuhi baik itu dibidang kesehatan maupun seleksi-seleksi lainnya,” tutur Dhani.<br /><br />Sementara itu Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu leonardus, SH mengatakan bahwa yang selama ini harus diubah ada menset dari orang tua yang melarang anaknya untuk masuk Polri dan TNI dengan alasan tidak ada uang. <br /><br />“Selama ini banyak yang beranggapan untuk masuk Polisi harus disiapkan puluhan juta rupiah, selain itu untuk menjadi Polisi memang harus ada bakat, berbeda dengan pendaftaran PNS yang banyak diminati hingga ribuan orang sekali mendaftar,” jelasnya.<br /><br />Dirinya mengharapkan agar rekrurmen pra seleksi yang dilaksanakan Polres Kapuas Hulu tersebut dapat dilaksanakan setiap tahunnya, terutama dalam pembinaan fisk dan mental yang mesti dibina sedini mungkin ditingkat pelajar SLTA. <br /><br />“Program Polres Kapuas Hulu ini sangat bagus dan perlu dilanjutkan setiap tahun,”harapnya. <strong>(phs)</strong></p>