Presiden SBY- Pro-Kontra Hal Yang Biasa

oleh

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta bangsa Indonesia untuk mengambil hikmah dari negara yang dilanda peperangan. Sebab saat ini bangsa Indonesia hidup damai. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam sambutan acara buka puasa bersama di kediaman Ketua DPR RI, Marzuki Alie, Jumat (11/7).<br /><br />Terkait dengan agresi militer Israel di jalur Gaza, SBY mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Iran selaku Ketua Gerakan Non Blok untuk membahas situasi Palestina.  <br /><br />Ia menyerukan kepada semua pihak di dunia untuk menekan Israel menghentikan serangannya di jalur Gaza. Lebih lanjut SBY berdoa agar negara yang tengah terjadi konflik dan peperangan dapat kembali hidup rukun berdampingan.<br /><br />“Kita harus petik pelajaran dan bersyukur kepada Allah SWT bahwa kita masih bisa menjalankan ibadah dengan baik. Betapa pentingnya keamanan dan kerukunan sosial. Adapun dinamika di negeri ini janganlah memecah kebersamaan kita. Karena sekali terpecah, maka sulit menyatukan kembali. Sebagaimana konflik di Thailand, meski kondisi negeri itu sudah tidak ada peperangan namun suasana negeri itu belum terlalu stabil,”ungkap Presiden.<br /><br />Ditambahkan SBY, pro dan kontra terhadap suatu hal adalah hal yang wajar. Bahkan selama sepuluh tahun kepemimpinannya, kritikan juga kerap diterimanya, termasuk dari parlemen, media atau masyarakat. Namun ia selalu menerima kritikan tersebut dengan baik.<br /><br />“Saat merasa parlemen kritis, media kritis, masyarakat kritis. Dengan kritikan tersebut kita harus hati-hati. Barangkali dengan sikap kritis itulah orang seperti saya bisa bertahan hingga sepuluh tahun. Kalau tidak, mungkin tidak bisa mengakhiri pemerintahan dengan baik,”pungkasnya.<strong>(Ayu/das/parle)</strong></p>