Presiden Yudhoyono Akan Buka TTG Di Samarinda

oleh

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membuka gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional yang dirangkai dengan dua kegiatan nasional lainnya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Juni 2014. <p style="text-align: justify;">"Dua kegiatan selain TTG itu adalah Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) dan Hari Kesatuan Gerak PKK ," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi di Samarinda, Minggu.<br /><br />Ia mengatakan, tiga kegiatan nasional tersebut akan dipusatkan di Kompleks Stadion Madya Sempaja, Samarinda mulai 18 hingga 23 Juni 2014. Dalam kegiatan itu juga akan digelar pameran keberhasilan pembangunan dan sejumlah agenda lain.<br /><br />Saat membuka tiga kegiatan itu, menurut Jauhar, Presiden juga dijadwalkan meresmikan sejumlah proyek yang tersebar di kubupaten dan kota di Kaltim, seperti Bandara Sepinggan di Balikpapan, PT Pupuk Kaltim V di Kota Bontang.<br /><br />Proyek lain yang akan diresmikan Kepala Negara adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy yang di dalamnya terdapat Pelabuhan Iternasional Maloy, kemudian presiden juga akan meresmikan tiga bandara di kawan perbatasan, yakni Bandara Long Bawan di Malinau, Bandara Long Apung di Nunukan, dan Bandara Data Dawai di Kutai Barat.<br /><br />Menurut Jauhar, dalam tiga kegiatan nasional yang dipercayakan kepada Kaltim sebagai tuan rumah tersebut, jumlah peserta yang akan hadir sekitar 10.000 orang dari 34 provinsi.<br /><br />Untuk itu, katanya, dipastikan Hotel Atlet di dalam kawasan Kompleks Stadion Madya tidak akan mampu menampung semua peserta yang hadir, sehingga masih dibutuhkan puluhan hotel lain untuk menampung ribuan peserta tersebut.<br /><br />Ia mengatakan, pihaknya juga menyiapkan beberapa rumah warga untuk dijadikan "home stay" karena hotel yang ada di Samarinda dikhawatirkan tidak mampu menampung semua peserta yang mengikuti acara tersebut.<br /><br />"Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan acara nasional itu, sehingga hal-hal kecil mulai saat ini sudah mulai diantisipasi jangan sampai terjadi kesalahan. Hal ini perlu menjadi perhatian karena Kaltim ingin berhasil dan meninggalkan kesan baik dalam penyelenggaraannya. <strong>(das/ant)</strong></p>