Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri mengatakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sintang adalah jalan, namun sejak beberapa periode kepemimpinan, jalan di Sintang masih tak kunjung ada perubahan berarti. <p style="text-align: justify;">“Bisa dibandingkan lebih banyak anggaran untuk bangun jalan atau jalan-jalan, artinya prioritas pembangunan jalan di Sintang tidak jalan sampai sekarang, pencapaiannya masih minim,” kata dia.<br /><br />Ia menilai pemerintah daerah lebih mau membangun gedung ketimbang memperbaiki kerusakan jalan yang sangat memprihatinkan di Sintang ini.<br /><br />“Contohnya tidak usah jauh, gedung DPRD saja, kalau menurut saya masih belum perlu, ataupun jika ingin dibangun tidaklah semegah itu sehingga tidak menyerap anggaran yang besar, alangkan baiknya anggaran yang ada saat ini diberikan porsi lebih besar untuk perbaikan jalan,” tukasnya.<br /><br />Anggota Komisi II DPRD Sintang ini melihat visi misi pembangunan Gerakan Membangun Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas) Jalan, Karet, Pertanian, Sekolah dan Kesehatan (Jakarta Selatan) yang digaungkan selama dua periode kepemimpinan khususnya pada sektor jalan sampai sekarang hanya menjadi jargon saja, minim realisasi.<br /><br />“Pemda jangan menipu rakyat dengan jargon pembangunan yang realisasinya tidak jelas, mestinya visi misi itu bisa efektif tertuang dalam anggaran,” jelasnya.<br /><br />Mustahil kata dia Sintang bisa bergerak cepat dalam pembangunan jika tidak ada niat baik yang tulus dari pemerintah untuk membangun karena pada dasarnya rakyat butuh karya nyata bukan simbol dan janji.<br /><br />“Bagaimana mau membangun sesuai visi misi ketika usulan pembangunan tidak muncul dalam anggaran, porsi dana untuk mendukung visi misi juga minim, padahal jika ada niat baik saya yakin dalam lima tahun target visi misi itu bisa tercapai,” kata dia. <strong>(phs)</strong></p>














