Priyo Harapkan Mahfud-Refly "Happy Ending"

oleh

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso berharap agar kasus dugaan suap di Mahkamah Konstitusi sebagaimana dituding oleh Refly Harun, berakhir dengan baik atau "happy ending". <p style="text-align: justify;">"Saya sarankan agar kasus tersebut berakhir dengan "happy ending", masing-masing pihak berangkulan. MK tak perlu merasa ditampar dengan apa yang disampaikan oleh Refly. Cari jalan moderat dan setelah itu berangkulan, kita tutup masalah ini," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (09/12/2010).<br /><br />Ia juga mengatakan, Ketua MK Mahfud MD tidak perlu untuk melaporkan Refly ke Kepolisian karena telah melakukan pencemaran nama baik.<br /><br />"Tidak perlu. Saya kira berlebihan kalau sekaliber Mahfud MD melapor balik Refly. Tapi kalau Mahfud tetap lapor ke Kepolisian, silahkan saja. Itu hak dia," kata Priyo.<br /><br />Ia menyarankan agar indikasi dugaan suap di MK sebagaimana yang ditemukan oleh Tim Investigasi tak perlu diusut oleh KPK.<br /><br />"Kalau ada indikasi kesana tapi lemah, tak perlu lanjutkan ke KPK atau aparat hukum lainnya untuk menyelidiki.<br /><br />Saya ingin, masalah ini ditutup saja," ujar Priyo.<br /><br />Ketua DPP Partai Golkar itu berkeyakinan, hakim-hakim MK masih bersih dan terbebas dari isu-isu suap.<br /><br />"Saya yakin hakim-hakim MK sampai sekarang masih bersih, jauh dari `belepotan` dugaan-dugaan gelap yang selama ini diakui oleh banyak pihak. Saya berkeyakinan hakim MK masih dalam koridor," katanya.<br /><br />Ia juga meminta MK untuk bisa menghormati apa yang dilakukan oleh Refly yang bertujuan untuk ungkap dugaan korupsi di MK.<br /><br />"Apa yang digagas oleh Refly harus dihormati oleh MK. Harusnya kita berikan kesempatan dan hormati sehingga bisa menepis anggapan orang bahwa di MK terjadi area abu-abu," katanya.<br /><br />Terkait dengan hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim Investigasi yang dipimpin oleh Refly yang masih belum menemukan bukti dugaan suap di MK, Priyo mengakui, waktu satu bulan dan dengan kewenangan yang terbatas dari tim sangat mempengaruhi hasil investigasi.<br /><br />"Ya memang agak kesulitan untuk melacak orang-orang yang ada untuk mendapatkan bukti soal dugaan suap di MK. Saya berharap sehabis ini semua clear. MK tetap kredible dan saya bangga atas temuan yang belum terbukti tersebut," kata Priyo.<br /><br />Sebagaimana diketahui, Refly Harun menulis di kolom opini sebuah harian nasional bahwa terjadi dugaan suap di Mahkamah Konstitusi. Ketua MK Mahfud MD langsung menunjuk Refly sebagai ketua Tim Investigasi untuk mengusut dugaan suap tersebut. Hasil investigasi tim yang dilaporkan hari ini tidak bisa membuktikan tudingan tersebut.<strong> (phs/Ant)</strong></p>