Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan prihatin dengan masalah terkait anggota DPR Arifinto yang tertangkap kamera foto sedang membuka situs porno saat Rapat Paripurna DPR pada Jumat (8/4). <p style="text-align: justify;">Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan prihatin dengan masalah terkait anggota DPR Arifinto yang tertangkap kamera foto sedang membuka situs porno saat Rapat Paripurna DPR pada Jumat (8/4).<br /><br />Hal itu disampaikan Priyo saat sosialisasi rencana peliputan DPR RI di Lembang, Jawa Barat, Sabtu.<br /><br />Priyo mengatakan bahwa masa sidang DPR tersebut termasuk masa sidang cukup berat karena adanya kontroversi mengenai gedung baru.<br /><br />"Ini masa sidang juga panjang dan berat. Apalagi ada masalah yang kemarin itu," katanya.<br /><br />Priyo tidak menyebut nama anggota yang dimaksud dan fraksinya. Dia bersyukur hal itu tidak terjadi di Fraksi Partai Golkar.<br /><br />Sementara itu, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Pius Lustrilanang mengatakan, terbongkarnya kasus ini mencerminkan kebebasan pers yang berlaku di Indonesia. Dia menilai, kebebasan pers di Indonesia lebih baik dari Prancis dan Amerika Serikat.<br /><br />Pius mengatakan, pers termasuk televisi di Amerika hanya membuat ilustrasi gambar wajah orang yang sedang diadili. Tetapi di Indonesia justru wajahnya ditampilkan secara jelas.<br /><br />"Soal(pengungkapan, red) yang kemarin itu semestinya," katanya yang menambahkan bahwa liputan pers di parlemen Prancis sangat terbatas dan tidak seenaknya bisa ambil gambar serta pakaian harus sopan.<br /><br />BURT berencana menertibkan peliputan di DPR dan naskah ketentuannya sudah diajukan ke Dewan Pers.(Eka/Ant)</p>


















